Anggota Komisi I DPR Pramono Anung menyebutkan calon Kepala Badan Intelijen Negara (BIN), Letnan TNI (Purn) Sutiyoso, berpeluang untuk diterima secara aklamasi oleh sepuluh fraksi yang duduk di Komisi I DPR. Sebab, dari rapat pandangan sepuluh fraksi yang digelar tertutup, kata dia, tidak ada satupun fraksi yang terkesan menyudutkan mantan Pangdam Jaya itu. "Pandangan seluruh fraksi, sepertinya persetujuan secara aklamasi. Paparannya positif, diapresiasi, tidak ada pertanyaan yang tajam ke pendalaman materi, visi dan misi Sutiyoso. Saya yakin sebelum Ashar sudah selesai dan persetujuan sudah ada," katanya di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (30/6). Politikus senior PDI Perjuangan (PDIP) itu mengungkapkan, saat fit and proper test tadi, Komisi I DPR lebih menyoroti soal independensi Sutiyoso. Namun, hal tersebut lantas dimentahkan oleh Bang Yos dengan menegaskan telah mundur dari jabatannya sebagai Ketua Umum PKPI. "Tadi di awal sudah menanyakan awalnya Ketum PKPI, tapi sudah tegaskan menyerahkan sepenuhnya urusan partai. Independensi jadi jaminan," kata Pramono.Optimisme aklamasi tersebut juga diutarakan oleh Wakil Ketua Komisi I DPR, Hanafi Rais. Dia menilai Bang Yos memiliki pengetahuan komprehensif tentang tantangan intelijen yang bersifat kontemporer."Kemungkinan besar (akan setuju), tergantung jawaban Pak Sutiyoso sekarang. Tapi, tidak ada hal yang perlu dirisaukan dari Pak Sutiyoso," jelasnya.
Komisi I pastikan Sutiyoso terpilih secara aklamasi jadi KaBIN
"Tidak ada pertanyaan yang tajam ke pendalaman materi, visi dan misi Sutiyoso," kata Pramono.
Advertisement
Rekomendasi