Politisi Senior Partai Golkar Zainal Bintang mengatakan, partainya sebentar lagi bakal menggelar Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) dalam waktu dekat. Adapun tujuannya adalah untuk mengevaluasi perolehan suara hasil pemilu legislatif yang tidak mencapai target."Hasil Pileg Partai Golkar yang tidak mencapai target menimbulkan pertanyaan kader yang harus dijawab elit Golkar, yaitu lewat Rapimnas. Rencananya Rapimnas digelar awal Mei namun akan dimajukan Sabtu pekan depan," kata Bintang dalam acara diskusi di Menteng, Jakarta Pusat, Minggu (20/4).Menurut dia, Aburizal Bakrie (Ical) dianggap kurang maksimal kinerjanya sebagai Ketua Umum Partai Golkar."Kenapa ARB dipersoalkan jadi ketum dan capres? Pertama kegagalan pertama Partai Golkar mencapai target. Rapat Bapilu Golkar targetnya 30 persen, minimal 26 persen. Dua-duanya tak tercapai, jawabannya melalui mekanisme partai yaitu Rapimnas Golkar," jelas Bintang.Evaluasi tersebut dinilai penting dilakukan lantaran banyak kader yang mempertanyakan hasil pileg pada pemilu kali ini tidak tercapai sesuai terget partai. Namun sayangnya, kegiatan tersebut muncul bukan dari pihak Ical, tetapi muncul dari kader yang menginginkan Golkar tetap berjaya."Konsekuensinya adalah mengevaluasi kinerja ketum. Sebagai ketum partai mestinya beri tanggungjawab moril pada kader, bahwa partai tidak penuhi target dan mari evaluasi, tapi itu bukan muncul bukan dari Ical, tapi muncul dari kader yang takut partai akan stagnansi," kata Bintang dengan kesal.Perlu diketahui, sejumlah pengurus DPP Partai Golkar menghendaki adanya Rapimnas untuk mengevaluasi perolehan hasil Pileg. Hal ini digulirkan oleh Yoris dan Tantowi Yahya.
Rapimnas Golkar dimajukan, agenda utama evaluasi Ical
Rencananya Rapimnas digelar awal Mei namun akan dimajukan Sabtu pekan depan.
Advertisement
Rekomendasi