Situasi memanas, foto Bung Karno dibakar di Pemilu 1955

Warga terbakar hasutan yang menimbulkan kemarahan. Sehingga foto Bung Karno diinjak-injak.

Chazizah Gusnita
Oleh Chazizah Gusnita - Reporter
Situasi memanas, foto Bung Karno dibakar di Pemilu 1955
Soekarno. ©Deppen/Cindy Adams

Menjelang Pemilihan Umum (Pemilu) pertama di tahun 1955, sejumlah partai politik yang ikut dalam pesta demokrasi berkampanye ke sejumlah daerah. Dalam kampanye tersebut warga terbakar hasutan yang menimbulkan kemarahan. Seperti yang terjadi di daerah Pasirlangu (Cisarua, Cimahi), Jawa Barat.

Seorang diduga anggota PNI kedapatan merobek-robek gambar Pancasilan. Di bagian lain gambar tersebut terdapat foto Bung Karno. Orang itu pun lantas menginjak-injak foto Presiden RI pertama itu.

"Melihat perbuatannya itu, segera oleh pihak yang berdekatan di situ mengadukannya ke pihak berwajib," kata sumber berita harian Pikiran Rakjat yang terbit pada 20 Agustus 1955. 

Menurut penelusuran wartawan Pikiran Rakjat, orang tersebut melakukan perbuatan itu karena kesal dengan adanya syarat propaganda partai dalam Pemilu yang sudah tidak memperhatikan lagi cara-cara yang sopan santun serta adat ketimuran.

"Sehingga menimbulkan kemarahan rakyat dan tidak terkendali," ungkapnya.

Rekomendasi