Rapat pleno KPU, petahana tumbang di Pilkada Sawahlunto

Rabu, 4 Juli 2018 18:54 Reporter : ER Chania
Rapat pleno KPU, petahana tumbang di Pilkada Sawahlunto Ilustrasi Pilkada Serentak. ©2015 Merdeka.com

Merdeka.com - Dalam rapat pleno hasil Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Wali Kota dan Wakil Wali Kota yang dilaksanakan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Sawahlunto, pasangan petahanan Ali Yusuf dan Ismet yang kembali maju pada perhelatan lima tahun tersebut kalah dari 'pendatang baru'.

Pada rapat pleno rekapitulasi suara yang digelar di Hall Ombilin PT BA UPO, Sawahlunto tersebut, KPU Kota Sawahlunto menetapkan perolehan suara masing-masing pasangan calon (paslon).

Dari hasil rekapitulasi, pasangan nomor urut 3 yakni Deri Asta dan Zohirin Sayuti meraih suara terbanyak yakni 16.319 suara dengan total jumlah pemilih yang mencapai 34.569 suara. Sementara, Pasangan petahana yaitu Ali Yusuf dan Ismed mengikut setelah Deri dan Zohiri dengan perolehan 11.681 suara. Dan di posisi ketiga terdapat Fauzi Hasan dan Dasrial Ery yang memperoleh 6.659 suara.

"Hasil ini belum mengikat. Rekapitulasi kami serahkan ke masing-masing paslon untuk mempelajari terlebih dahulu oleh hasil rapat pleno. Tanggal 10 Juli 2018 adalah batas waktu menunggu. Jika tak menerima hasilnya, bisa melakukan gugatan ke Mahkamah Konstitusi (MK)," kata Ketua KPU Kota Sawahlunto, Afdhal saat dihubungi merdeka.com, Rabu (4/7).

Afdal menambahkan, pada Pilkada serentak 2018, partisipasi pemilih di kota tambang tersebut naik hingga mencapai 77,65 persen. "Selain karena kesadaran memilih, jumlah pertumbuhan masyarakat mengalami kenaikan yang cukup signifikan dibanding lima tahun silam," pungkasnya. [gil]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini