Prabowo: Mau usaha susah, kredit nggak dikasih, terpaksa minta bantuan rakyat

Sabtu, 23 Juni 2018 18:28 Reporter : Dian Ade Permana
Prabowo: Mau usaha susah, kredit nggak dikasih, terpaksa minta bantuan rakyat Prabowo Subianto di Makassar. ©2018 Merdeka.com/Salviah Ika Padmasari

Merdeka.com - Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto mengeluh mahalnya ongkos politik di Tanah Air. Sampai-sampai dia membuat program galang dana demi mendukung perjuangan politiknya di Pilpres 2019.

Termasuk Pilkada serentak 2018, Prabowo awalnya mengungkap bahwa demi membiayai saksi di TPS, jagoannya di Pilgub Jawa Tengah, Sudirman Said sampai harus gadai rumah. Apalagi untuk Pilpres 2019 tahun depan.

Bahkan Prabowo curhat, kini mau usaha sulit. Oleh sebab itu, dia membuka donasi kepada rakyat untuk patungan.

"Saya sendiri gimana ya. Mau usaha susah, cari kredit enggak dikasih, jadi saya terpaksa minta bantuan ke masyarakat," ucap Prabowo saat menghadiri halalbihalal bersama DPD Gerindra Jawa Tengah, Sabtu (23/6).

Diberitakan sebelumnya, penggalangan dana awalnya diumumkan oleh Prabowo melalui akun Facebook miliknya. Menurut dia, berapapun yang disumbangkan rakyat sangat berarti untuk memuluskan perjuangan politiknya.

Donasi tersebut, kata Prabowo, akan digunakan untuk mendukung berbagai aktivitas politik saat Pemilu berlangsung. Seperti untuk membayar saksi-saksi di tempat pemungutan suara, sampai kegiatan blusukan calon kepala daerah atau kader Gerindra ke desa-desa.

"Kita butuh juga butuh biaya untuk membayar makan saksi-saksi kita nanti pada hari pencoblosan," ujarnya.

Prabowo menuturkan, pihaknya tidak mematok besaran bantuan donasi dari masyarakat. Donasi berapa pun, menurutnya, akan sangat membantu membantu perjuangannya dan Gerindra.

"Berapa besar bantuan itu terserah kemampuanmu masing-masing, kalau kau sanggup mengirim 5 ribu rupiah, kami sudah terima kasih. Kalau bisa kirim Rp 10 ribu, Rp 20 ribu dan selanjutnya akan sangat-sangat berarti," ungkapnya.

"Bayangkan Rp 20 ribu kalau disamakan adalah satu kotak rokok atau dua buah mie instan. Dengan harga dua buah mie instan atau dengan harga satu kotak rokok, saudara-saudara sudah bisa mengubah masa depan bangsa," sambung Prabowo. [rnd]

Baca juga:
Gerindra: Pak Prabowo butuh dukungan rakyat bukan dukungan cukong
Golkar soal Gerindra galang dana: Sabar Pak Prabowo, tahapan Pilpres belum mulai
Hanura sebut rakyat tahu Prabowo kaya, galang dana tak efektif
Sekjen Gerindra: Sumber dana kami terbatas
PKS: Pak Prabowo sedang jujur tidak punya uang
Ketum PAN nilai JK pantas jadi Capres di Pemilu 2019
PKS sebut ide Prabowo galang dana kreatif dan bisa gaet generasi milenial

Topik berita Terkait:
  1. tag
  2. Pilpres 2019
  3. Prabowo Subianto
  4. Semarang
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini