Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Politisi Golkar ogah berspekulasi pertemuan Airlangga Hartarto dengan Jokowi

Politisi Golkar ogah berspekulasi pertemuan Airlangga Hartarto dengan Jokowi Menperin buka GIIAS 2017. ©2017 merdeka.com/muhammad luthfi rahman

Merdeka.com - Politisi Golkar Airlangga Hartarto saat ini tengah digadang-gadang sebagai calon kuat untuk menjadi Pelaksana Tugas (Plt) menggantikan Ketua Umum Partai Golkar Setya Novanto yang sedang terudung kasus korupsi e-KTP. Bahkan saat ini Airlangga pun telah bertemu dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Menyikapi hal itu, Politisi Partai Golkar Satya Yudha tidak mau banyak berkomentar. Sebab, dia tidak mengetahui apa yang dibicarakan dalam pertemuan yang berlangsung siang ini di Istana Kepresidenan.

"Kita tidak mengetahui apa yang dibicarakan," singkat Satya di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Senin (20/11).

Menurutnya, yang terpenting saat ini bagi Partai Golkar mengatasi segala permasalah yang ada. Salah satunya dengan cara mengadakan rapat pleno.

"Tapi tentunya apabila untuk perbaikan organisasi yah tidak ada yang bisa menghalangi gitu berarti harus mekanisme yang ditempuh saat ini adalah mekanisme rapat pleno itu yang harus kita jalankan," kata dia.

Kedati demikian, Satya menegaskan, hingga saat ini partainya masih sangat solid. Terutama dalam hal menyikapi permasalahan yang menimpa Ketua Umum DPP Partai Golkar Setya Novanto.

"Solid dalam menyatukan organisasi itu berjalan sesuai dengan tupoksi masing-masing, kan di DPP ada koordinator bidang ketua bidang, mereka berjalan sesuai dengan fungsi organisasi. Itu dulu," tandasnya.

Untuk diketahui, Ketua Harian Nurdin Halid mengatakan bahwa rapat pleno partai berlambang pohon beringin itu akan dilaksanakan besok (21/11) pukul 12.30 WIB. Politikus Golkar Indra Bambang Utoyo berharap, pleno besok tak lagi membahas tentang plt. Dia mendesak, agar dilakukan langsung munas sebagai bentuk penyelamatan Partai Golkar.

"Saya mengharapkan kita tidak perlu bicara soal plt lagi, karena malah bisa jadi ajang rebutan saja. Saya mengusulkan Pleno besok berbicara penyelamatan Golkar dengan melakukan Munas," kata Indra saat dihubungi merdeka.com, Senin (20/11).

(mdk/rnd)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP