Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Politikus PKB: Golput adalah hak warga negara

Politikus PKB: Golput adalah hak warga negara Golput. ©2012 Merdeka.com/arie basuki

Merdeka.com - Fenomena golput dalam Pemilu tak harus menjadi momok yang menakutkan bagi partai politik maupun KPU. Politikus Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhammad Yusuf mengatakan warga memiliki pandangan sendiri mengapa tidak menyalurkan aspirasinya sebagai warga negara di Pemilu.

"Hipotesa dari sebuah masyarakat ada bagian tertentu keharusan dari yang mereka lihat. Hipotesa itulah yang membuat mereka memilih golput," kata Yusuf dalam diskusi mengenai perspektif masyarakat terhadap Pemilu di Auditorium Yusuf Ronodipuro Gedung RRI lantai 2, Jl Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Rabu (26/2).

Menurut Yusuf, meski secara praktik demokrasi hal ini sangatlah merugikan, tetapi pilihan warga untuk golput harus dihargai.

"Pada dasarnya yang dilihat masyarakat bahwa masyarakat semakin cerdas. Sebenarnya sangat merugikan parpol tetapi mereka memberikan suaranya dalam Pemilu walaupun golput hak mereka sebagai warga negara," ujarnya.

Yusuf menegaskan, meski golput tidak menyalahi aturan hukum, tapi fenomena ini harus dikurangi. Sebab, akan menjadikan demokrasi semakin buruk. Masalah inilah yang menjadi pekerjaan dasar bagi panitia Pemilu dan partai politik.

"Tugas kita sebagai peserta dan panitia Pemilu harus mengajak masyarakat mengenai pemikiran apatis tersebut harus segera ditinggali," tandasnya. (mdk/dan)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP