PKB Masih Optimis Cak Imin Dapat Jatah Ketua MPR

Senin, 19 Agustus 2019 01:02 Reporter : Moh. Kadafi
PKB Masih Optimis Cak Imin Dapat Jatah Ketua MPR Cak Imin di Pantai Kuta. ©2019 Merdeka.com/Kadafi

Merdeka.com - Wasekjen PKB, Lukmanul Khakim menjelaskan, soal keinginan Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar atau Cak Imin yang ingin tetap maju untuk menjadi Ketua MPR RI.

Ia mengatakan, pada prinsipnya sudah berjalan komunikasi dan kesepahaman dengan partai-partai yang tergabung dalam koalisi tentang paket pimpinan MPR. Namun untuk siapa yang nantinya jadi Ketua MPR, hal tersebut ada di keputusan akhir.

"Prinsipnya yang sudah berjalan komunikasinya ada kesepahaman partai-partai yang tergabung dalam koalisi ini tetap bersama-sama. Soal nanti melihat siapanya (Ketua MPR) akan diputuskan akhir," kata Lukmanul, saat ditemui di Badung, Bali, Minggu (18/8) malam.

Dia juga menjelaskan, pihaknya masih optimis jika Cak Imin menjadi Ketua MPR RI. Selain itu, komunikasi Cak Imin dengan partai-partai koalisi sampai saat ini masih berjalan dengan baik.

"Iya tentu optimis, komunikasinya baik Cak Imin maupun partai-partai di koalisi Indonesia kerja, koalisi yang kami bangun, koalisi yang baru saja memenangkan Bapak Jokowi sebagai Presiden dengan Kiai Ma'aruf ini koalisinya sangat bagus sangat erat," ujarnya.

Namun, niat PKB tak bisa berjalan mulus begitu saja. Sebab, rekan satu koalisi, yakni Golkar juga ngotot ingin posisi Ketua MPR.

"Makanya PKB dalam posisi terus menerus memperkuat, namanya Ukhuwah Parpoliyah dan ini persaudaraan sesama partai politik," sambung Lukmanul.

Saat ditanya apakah ada partai dan koalisi yang sepakat atau memilih Cak Imin menjadi Ketua MPR RI. Hakim menjelaskan, sampai saat ini masih tahap pembicaraan.

"Iya di seluruh koalisi semuanya dalam posisi yang punya kesepahaman yang sama untuk bersama-sama membangun bangsa. Terkait dengan power sharing pasti dibicarakan nanti, pada akhirnya akan kami sampaikan," tutup anggota DPR tersebut. [rnd]

Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini