Pimpinan DPR bagi tugas usai Novanto ditetapkan tersangka

Senin, 17 Juli 2017 20:24 Reporter : Raynaldo Ghiffari Lubabah
Setnov kembali jadi Ketua DPR. ©2016 Merdeka.com/Muhammad Luthfi Rahman

Merdeka.com - Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah memastikan kinerja DPR tidak akan terganggu meskipun Ketua DPR Setya Novanto ditetapkan sebagai tersangka atas kasus korupsi KTP Elektronik (e-KTP). Pimpinan DPR akan berbagi tugas agar kinerja legislatif berjalan normal.

"Kepemimpinan DPR kolektif dan kolegial sehingga kami akan mengatur agar fungsi DPR tidak ada yang terganggu," kata Fahri saat dihubungi, Senin (17/7).

Dia mencontohkan, saat Novanto dicekal keluar negeri karena kasus yang sama, tugas eksternal Ketua DPR didelegasikan kepada pimpinan lain. Sementara tugas internal Ketua DPR selama ini bisa berjalan dengan normal sehingga tidak ada masalah yang mengganggu.

"Misalnya tugas eksternal Ketua DPR didelegasikan ke Pimpinan DPR lainnya misalnya saya menggantikan Pak Novanto ke Korea Selatan, jadi sudah kami atur," ujar Fahri.

Pimpinan DPR akan menggelar rapat untuk menyikapi penetapan tersangka Novanto. Rapat tersebut sekaligus membaca aturan hukum apabila Pimpinan DPR terjerat masalah hukum.

"Kami akan melihat UU nomor 17 tahun 2014 dan Tata Tertib DPR terkait apabila Pimpinan DPR menjadi tersangka, apa yang akan dilakukan ke depan," ucapnya. [noe]

Topik berita Terkait:
  1. Setya Novanto Tersangka
  2. DPR
  3. Jakarta
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Subscribe and Follow

Temukan berita terbaru merdeka.com di email dan akun sosial Anda.