Hot Issue

Pertahanan Sandiaga Diterpa Isu Konflik Internal Gerindra

Minggu, 11 September 2022 06:01 Reporter : Raynaldo Ghiffari Lubabah
Pertahanan Sandiaga Diterpa Isu Konflik Internal Gerindra Prabowo-Sandi kritisi Pemerintah terkait Rupiah melemah. ©Liputan6.com/Johan Tallo

Merdeka.com - Sandiaga Uno menyatakan siap maju sebagai calon Presiden di Pemilu 2024. Dia menyatakan niatan itu muncul usai mendapatkan dorongan dari masyarakat, tokoh ekonomi hingga politik.

Akan tetapi, manuver Sandiaga tersebut tampaknya membuat elite-elite Gerindra gerah. Internal Gerindra memberikan reaksi keras kepada Sandiaga. Bahkan, Sandiaga dicap pengkhianat partai bila tetap memutuskan maju Capres.

Para elite Gerindra mempersilakan Sandiaga mundur dari partai bila memaksakan maju Capres. Hal ini karena Gerindra sudah bulat mengusung kembali Prabowo Subianto di Pilpres 2024 untuk keempat kalinya.

"Jika ada kader Gerindra yang tidak ingin ikut rombongan kereta, saya minta untuk turun sebelum kereta ini jalan," kata Sekjen Partai Gerindra Ahmad Muzani.

Dia menilai kebesaran Partai Gerindra tidak pernah terlepas dari sosok Ketua Umumnya, Prabowo Subianto. Prabowo adalah orang yang sangat berperan besar menjadikan Gerindra menjadi partai nomor dua terbesar di Indonesia.

Setiap kader Gerindra juga telah menyatakan sikapnya dalam Rapimnas Partai Gerindra bahwa capres Gerindra hanyalah Prabowo Subianto.

"Gerindra dan PKB sudah menandatangani nota koalisi. Kereta ini sebentar lagi akan jalan. Masinisnya Gerindra dan PKB. Maka keputusan Rapimnas yang dihadiri oleh semua ranting, PAC, DPC, dan DPD menyatakan bahwa capres Gerindra hanya satu, capres Gerindra tunggal. Artinya tidak ada nama lain kecuali Prabowo Subianto," tegasnya.

Ketua Harian Partai Gerindra juga ikut menyentil Sandiaga. Dia mengingatkan Sandiaga soal konsekuensi etik dan moral bila memutuskan maju Capres dari partai lain.

"Calon presiden yang dicalonkan partai lain itu enggak ada masalah, tapi ada konsekuensi kan gitu secara etik maupun secara moral," kata dia

Gerindra masih menunggu keputusan Sandiaga soal kabar maju menjadi Capres. Dasco mengatakan, Gerindra tidak bisa melarang seseorang untuk maju Pilpres. Semua keputusan ada pada Sandiaga. Sebab, hal itu menjadi hak politik seseorang.

2 dari 5 halaman

Sandiaga akan Komunikasi ke Prabowo

Sandiaga buka-bukaan soal hubungannya dengan Prabowo di tengah isu rencananya maju di Pilpres 2024. Dia mengakui masih memiliki hubungan yang baik dengan Prabowo.

Sandiaga mengungkapkan, beberapa kesempatan terakhir bertemu Prabowo di Rapimnas Gerindra hari kedua saat deklarasi koalisi Gerindra-PKB di Sentul, 13 Agustus. Serta menemani Presiden Joko Widodo menerima kunjungan presiden Filipina di Istana Merdeka, 5 September.

Dalam dua pertemuan dengan Prabowo itu Sandiaga mengaku tidak bicara soal politik Pilpres 2024. Bahkan dalam kesempatan penandatanganan kerjasama bilateral di Istana, Sandiaga sempat meminta arahan khusus dari Prabowo. Mantan Danjen Kopassus itu langsung menjawab dengan lugas.

"Dan diskusi kami sangat lancar, saya sampai tanya ada arahan dari beliau," kata Sandiaga di DPR RI, Kamis (8/9).

"Tidak ada," kata Sandiaga menirukan jawab Prabowo.

Seperti tak patah arang, dia mengaku bakal berkomunikasi dengan Prabowo bila berniat menjadi capres. Hingga sekarang dia belum berbicara soal pencapresan karena masih fokus di Kemenparekraf.

"Saya akan terus berkomunikasi dengan beliau," kata Sandiaga.

Sandiaga juga mengaku tetap patuh terhadap keputusan partai yang mencalonkan Prabowo sebagai calon presiden. Sebab ia menegaskan masih menjadi kader partai berlambang garuda.

"Jadi saya masih kader Gerindra dan patuh kepada keputusan partai," ujar Sandiaga.

3 dari 5 halaman

Tetap akan Patuh ke Prabowo

Sandiaga menuturkan, sebagai kader Gerindra dirinya akan terus mematuhi arahan Prabowo Subianto. Termasuk juga soal Pilpres 2024.

"Apapun itu saya sampaikan, dan seandainya ada arahan dari Pak Prabowo tentunya akan kita maknai sebagai sebuah arahan yang harus kita patuhi," katanya.

Sandiaga pun menyinggung menjadi kader Gerindra karena diajak langsung oleh Prabowo. Segala tugas yang diberikan kepada dirinya oleh partai selalu dijalankan dengan baik.

"Dan masuk ke Gerindra atas undangan pak Prabowo, dan saya diundang untuk bergabung ke Gerindra untuk mengikuti kontestasi yang saat itu masih sangat sulit di DKI. Dan itu saya jalankan dengan sangat baik sampai detik ini," ujarnya.

4 dari 5 halaman

Alasan Maju Capres

Eks Wagub DKI ini membeberkan alasan maju menjadi Capres meski berlawanan dengan sikap Gerindra. Dia mengaku mendapat dorongan dari banyak pemangku kepentingan untuk maju Capres di Pemilu 2024. Dorongan itu berasal dari masyarakat, hingga tokoh politik.

"Jadi tentunya sebagai yang pernah mengikuti kontestasi demokrasi sebelumnya Pilkada, 2019 di level nasional. Yang saya sampaikan bahwa dalam menjalankan tugas dan fungsi salah satunya adalah kita mendapatkan aspirasi dari pemangku kepentingan. Dari masyarakat, kepala desa, sampai ke tokoh-tokoh masyarakat, tokoh lokal, tokoh politik, tokoh ekonomi dan sebagainya," ujar Sandiaga.

Sandiaga mengaku menampung aspirasi banyak pihak. Sebagai orang yang didorong, maka harus siap memberikan kontribusi terhadap bangsa dan negara apapun bentuknya. Salah satunya untuk maju di Pilpres 2024.

"Ini kita tampung aspirasinya, dan setiap individu yang diminta untuk memberikan kontribusi kepada bangsa dan negara, harus siap. Mau jadi ketua RT, kepala desa, apappun itu selama kita berpedoman kita memberikan kontribusi yang terbaik bagi bangsa dan negara. Itu yang saya sampaikan," kata Sandiaga.

Dia mengaku mendapat apresiasi dari pihak yang mengharapkan kehadiran pemerintah untuk menghadapi masalah ekonomi. Saat dirinya mengatakan siap, Sandiaga pun bertekad untuk fokus memulihkan ekonomi dan memberikan solusi bagi negara.

5 dari 5 halaman

Umumkan Siap Maju Capres

Pengumuman Sandiaga siap maju Capres disampaikan saat bertemu sejumlah tokoh PPP DIY, Selasa (30/08) malam. Mereka menjajaki kemungkinan peluang dalam Pilpres 2024 mendatang.

Sandiaga menyebut tahun 2017 dan 2019 lalu, banyak tokoh PPP banyak yang berjuang bersamanya. Karena itu dukungan dari partai politik (parpol) yang terus berlanjut hingga saat ini sangat disyukurinya.

"Karena saya yakin politik 2024 Indonesia brand-nya politik kekeluargaan, politik kebersamaan. Pak Jokowi sudah memulai di 2019 dengan konsep bertanding untuk bersanding. Ini inovasi politik yang menurut saya menjadi brand kita politik khas yang mengedepankan silaturahim," paparnya.

Ditanya kesiapan maju dalam bursa Pilpres dalam Pemilu 2024, Sandiaga mengaku siap. Namun dirinya menyerahkan kepada parpol pengusungnya untuk memilih kriteria pasangannya.

"Siap maju 2024, saya serahkan ke partai politik," katanya [ray]

Baca juga:
Sandiaga Uno Didesak Kader Mundur, Waketum Gerindra: Nanti Partai yang akan Putuskan
Sandiaga Didesak Mundur dari Gerindra, Dasco: Jadi Capres Itu Pilihan Hidup
Sandiaga akan Temui Prabowo, Dasco: Silakan, Tapi soal Pencapresan Sudah Final
Sandiaga Uno: 5 Destinasi Wisata Prioritas Tarik Investasi Rp6,46 Triliun
Sandiaga Cerita Awal Mula Masuk Gerindra: Diajak Prabowo

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Opini