Pernyataan Bamsoet Soal Capres Dinilai Bisa Mengunci Airlangga

Kamis, 4 Agustus 2022 08:16 Reporter : Ahda Bayhaqi
Pernyataan Bamsoet Soal Capres Dinilai Bisa Mengunci Airlangga bamsoet dan airlangga di acara caleg golkar. ©2019 Merdeka.com/istimewa

Merdeka.com - Pernyataan Wakil Ketua Umum Golkar Bambang Soesatyo terkait Capres dari partai berlambang pohon beringin tersebut bisa mengunci langkah Ketua Umum Golkar Airlangga Hartarto. Pernyataan Bamsoet dinilai sebagai strategi sehingga Airlangga perlu memperhatikan dinamika internal.

"Dalam konteks ini, statemen Bamsoet tentang pencapresan Airlangga ini merupakan strategi untuk mengunci langkah Airlangga yang sebenarnya sedang menjalankan 'time buying strategy', untuk menantikan dinamika hubungan Istana Presiden dan PDIP dalam mencapreskan Ganjar Pranowo," kata Pengamat Politik Ahmad Khoirul Umam, Rabu (3/8).

Dinamika internal Golkar ini bisa mengancam kepemimpinan Airlangga dan konstelasi politik Koalisi Indonesia Bersatu (KIB).

Menurut Umam, Bamsoet tengah melihat Airlangga dan Koalisi Indonesia Bersatu mulai menarasikan pencapresan dari internal. Namun, bila pencapresan Airlangga dipaksakan dapat berdampak pada soliditas koalisi Golkar, PPP dan PAN.

Apalagi partai papan tengah seperti PAN dan PPP cenderung tidak memainkan strategi politik spekulatif. Karena cenderung berpihak pada koalisi yang kemungkinan menang lebih besar.

Umam melihat, bila Airlangga salah langkah bisa menjadi celah bagi Bamsoet untuk mengkudeta kepemimpinan di Partai Golkar.

"Jika akhirnya Airlangga salah langkah, hal itu akan menjadi celah bagi Bamsoet untuk mengkudeta kepemimpinan Airlangga. Karena itu kubu Airlangga harus mengantisipasi kondisi ini," terangnya.

"Sekarang tinggal bagaimana Airlangga mempergunakan kepemimpinannya untuk menjaga stabilitas internal partainya. Di saat yang sama, Airlangga juga harus mematangkan strategi politiknya, agar tidak salah langkah. Jika sampai salah langkah, ada kekuatan lain yang sudah menunggu untuk menantang kepemimpinannya," sambung Umam.

Sementara itu, Pengamat politik dari Universitas Indonesia (UI) Cecep Hidayat memandang KIB belum sepenuhnya solid. Masih ada kecenderungan partai-partai menunggu dinamika politik ke depan.

"Jadi KIB sendiri masih belum solid saya kira. Dia masih wait and see kecenderungan-kecenderungan politik yang terjadi ke depan," ujar Cecep.

2 dari 2 halaman

Cecep menduga Golkar bisa berubah pikiran soal calon presiden jelang pendaftaran Pilpres 2024. Sementara anggota KIB lainnya menyebut semua ketua umum partai KIB memiliki peluang sama sebagai capres.

Cecep menilai wajar jika Golkar akan mengambil banyak porsi dalam penentuan calon yang akan diusung KIB dalam Pilpres 2024, sebagai partai anggota koalisi dengan suara tertinggi pada Pileg 2019.

"Jadi kalau pun sekarang muncul, dari tiga partai itu, peraih suara tertinggi kan Golkar. Mau tak mau, biasanya partai yang lebih banyak yang mengajukan sebagai calon," ujarnya.

Sebelumnya, Waketum Golkar Bambang Soesatyo (Bamsoet) menegaskan, mendukung Airlangga Hartarto menjadi Capres di 2024. Hal tersebut berdasarkan, keputusan partai yang mendorong Airlangga sebagai calon presiden. Katanya, keputusan itu sudah final bagi kader Golkar.

"Airlangga Hartarto, kita sudah putuskan Partai Golkar Pak Airlangga Hartarto sesuai keputusan rapat pimpinan di forum nasional, itu sudah final," kata Bamsoet di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (2/8).

Bamsoet juga mendorong agar Airlangga segera mengkomunikasikan kepada partai-partai yang tergabung dalam Koalisi Indonesia Bersatu (KIB). Agar Airlangga menjadi capres dari KIB. "Nah itu tugas ketum untuk mengkomunikasikan," katanya.

Baca juga:
Effendi Simbolon sebut Pemilu 100 T Percuma jika Memilih Calon Populer dari Survei
Effendi Simbolon sebut PDIP Belum Tentukan Capres 2024, Termasuk Puan Maharani
Sadar Tak Seperti PDIP, Golkar Kerahkan Trik agar Airlangga Diusung Capres oleh KIB
Demokrat Minta Menteri Harus Mundur jika Ditetapkan jadi Capres
Cak Imin Yakin Jokowi Restui Semua Capres

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Opini