Pengurus Golkar: Mosi Tidak Percaya Kepada Airlangga Tidak Melanggar AD/ART

Minggu, 1 September 2019 00:32 Reporter : Raynaldo Ghiffari Lubabah
Pengurus Golkar: Mosi Tidak Percaya Kepada Airlangga Tidak Melanggar AD/ART Airlangga di Bali. ©2019 Merdeka.com

Merdeka.com - Pengurus DPP Partai Golkar menyatakan mosi tak percaya kepada Ketua Umum Airlangga Hartarto. Sikap itu disampaikan pengurus DPP Golkar Sirajuddin Abdul Wahab.

Dia menuding Airlangga telah melanggar sejumlah pasal di AD/ART Golkar. Sebut saja, menghalang-halangi pengurus untuk masuk ke kantor DPP Partai Golkar hingga belum dilaksanakannya rapat pleno.

"Terhadap kondisi dan situasi faktual Partai Golkar, kami pengurus harian dan pleno DPP Partai Golkar dengan kesadaran penuh menyatakan mosi tidak percaya kepada kepemimpinan Ketua Umum DPP Partai Golkar Airlangga Hartarto," ujar Sirajuddin di Jakarta.

Sikap sejumlah pengurus ini direspons oleh Ketua DPP Golkar Ace Hasan Syadzily. Ace menilai manuver yang dilakukan pihak-pihak yang menyuarakan mosi tidak percaya itu bertentangan dengan ada AD/ART Golkar.

Pernyataan Ace kembali direspons kubu yang menyatakan mosi tidak percaya kepada Airlangga. Pengurus Partai Golkar Amriyati Amien menegaskan, pernyataan Ace justru menunjukkan ketidakpahaman terhadap AD/ART.

"saya mengingatkan bahwa menurut AD/ART jelas disebutkan bahwa kepengurusan DPP partai Golkar bersifat kolektif, bukan hanya tunggal milik ketua umum. Maka rapat pleno harus dilakukan" kata Amriyati.

Dia menyayangkan pengurus di bawah Airlangga kurang memahami aturan-aturan di Golkar. Amriyati menyebut pengurus DPP Golkar tidak mampu menjalankan mekanisme organisasi di partai berlambang beringin tersebut.

"Mungkin ini yang menyebabkan Partai Golkar di bawah kepemimpinan Airlangga, tidak mampu menjalankan mekanisme organisasi dengan baik" lanjutnya.

Atas kondisi ini, dia mengingatkan ketidakmampuan memahami aturan dan mekanisme organisasi akan menyebabkan persoalan besar ke depan terutama bagi eksistensi Golkar. "Jangan sampai dalam akhir periode kepemimpinan Airlangga ini, Partai Golkar semakin terpuruk dan terjadi kerusakan yang tidak kita inginkan" katanya. [ray]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini