Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Pemprov DKI petakan kawasan rawan konflik saat Pilkada 2017

Pemprov DKI petakan kawasan rawan konflik saat Pilkada 2017 Ilustrasi Pilkada. ©2015 Merdeka.com

Merdeka.com - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta membangun posko bersama Pilkada DKI 2017 untuk memetakan daerah rawan konflik. Setidaknya ada tujuh titik yang diwaspadai dalam Pilkada serentak kali ini.

Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) DKI Jakarta Ratiyono mengatakan pihaknya bersama dengan Polda Metro Jaya tengah melakukan daerah rawan konflik saat Pilkada nanti. Pemetaan ini melihat pengalaman kericuhan yang sebelumnya pernah terjadi jelang pemungutan suara.

"Kami lagi petakan kerawanan konflik yang bisa saja terjadi," katanya di Balai Kota DKI Jakarta, Kamis (13/10).

Dia mengungkapkan, ada tujuh daerah yang menjadi fokus utama, diantaranya yakni Johar Baru dan Matraman. Selain itu daerah-daerah padat penduduk juga dinilai rawan terhadap konflik.

"Ada sekitar tujuh daerah, kami antisipasi daerah yang cenderung padat penduduk. Pihak kepolisian juga sudah punya peta kerawanan tersebut," terangnya.

Ratiyono menjelaskan, daerah-daerah tersebut pengamanannya akan diperketat. Jumlah personel yang disiagakan lebih banyak dibandingkan daerah lainnya.

"Kami akan perketat pengamanan pada daerah rawan konflik tersebut," tutupnya.

Untuk diketahui, posko bersama Pilkada 2017 ini melibatkan berbagai unsur dari Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) terkait, Kodam Jaya, Polda, FKUB dan lainnya. Posko ini akan beroperasi selama 24 jam. (mdk/did)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP