Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Pelapor Buni Yani dan Jonru Ginting nyaleg dari PSI

Pelapor Buni Yani dan Jonru Ginting nyaleg dari PSI Muannas Alaidid jadi Caleg PSI. ©2018 Merdeka.com

Merdeka.com - Habib Muannas Alaidid, sosok melaporkan Buni Yani Buni Yani karena menyebarkan video Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok yang telah dipotong-potong, memutuskan menjadi Caleg PSI. Dia melakukannya dalam kapasitas sebagai Ketua Umum Komunitas Advokat Muda Ahok-Djarot (Kotak Badja).

Kini Muannas menjadi calon legislatif Partai Solidaritas Indonesia (PSI) untuk DPR RI dari daerah pemilihan Jawa Barat VII (Kabupaten Bekasi, Karawang, dan Purwakarta).

"Bro Muannas adalah seorang petarung yang berani melawan arus, melawan Jonru dan Buni Yani. Hari ini kita ingin menunjukkan toleransi di tubuh PSI, bahwa kita sama-sama orang Indonesia, kita punya sama-sama keinginan membuat Indonesia lebih baik," kata Ketua Umum PSI, Grace Natalie, Senin (30/7).

Dia menambahkan, Muannas akan lebih dahsyat menghantam ketidakbenaran jika berada dalam sistem. Sebab saat masih berada di luar sistem, Grace menambahkan, Muannas berani menghantam sana dan sini untuk sebuah kebenaran.

Sebagai advokat, Muannas juga pernah melaporkan Jonru Ginting dengan tuduhan ujaran kebencian. Selain itu, Muannas juga menjadi kuasa hukum Muhammad Rizki yang melaporkan Fadli Zon dan Fahri Hamzah terkait penyebaran hoaks.

Selain berkarier sebagai advokat, Muannas juga menjadi Ketua Cyber indonesia, perkumpulan yang berkomitmen melawan intoleransi, radikalisme, dan terorisme terutama di media sosial.

Gerakan yang ia lakukan di Cyber Indonesia bukan tanpa hambatan. Kerap dicibir dan dikritik beberapa pihak. "Kritik itu pengawal jiwa yang bekerja tanpa bayaran, kritik itu bentuk kasih sayang agar orang menjadi lebih baik," kata Muannas.

Muannas menyadari keterlibatan terhadap kasus-kasus itu memberikan risiko. Alasan yang melandasi keterlibatannya itu murni dalam agenda penegakan hukum dan keadilan.

"Saya berharap penegakan hukum tersebut dapat memberikan efek jera bagi setiap pengguna sosial media agar tidak lagi memberikan informasi yang mengandung fitnah dan hoaks, juga ujaran kebencian dan adu domba bermuatan SARA," jelasnya.

Dia mengatakan dirinya terjun ke dunia politik karena prihatin terhadap permasalahan intoleransi dan radikalisme. Muannas ingin membawa bangsa ke peradaban baru. "Saya memimpikan situasi ketika setiap anggota masyarakat memiliki hak dan kesempatan yang sama, tidak ada diskriminasi dan intoleransi."

Muannas mengaku sebenarnya dirinya telah punya jalur salah satu partai besar. Namun dia kurang berkenan terjun di sana partai itu seperti dinasti keluarga, kondisi seperti ini menyulitkan dirinya untuk berbuat.

"Mereka lebih menjaga martabat partai ketimbang memikirkan rakyat secara umum. Tanpa dibatasi sekat-sekat kepentingan perseorangan atau kelompok. Saya melihat PSI adalah kendaraan yang baik bagi saya, untuk mewujudkan mimpi manusia seutuhnya, yakni dapat memberikan manfaat buat semua orang, kasih semesta alam, tidak terbatas suku, agama dan partai, rahmatan lil alamin," tutupnya.

(mdk/fik)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP