PDIP Terbelah Gara-gara Rasuah

Selasa, 28 Januari 2020 07:06 Reporter : Merdeka
PDIP Terbelah Gara-gara Rasuah kantor baru PDIP. ©2015 merdeka.com/dede rosyadi

Merdeka.com - Sekjen partai penguasa, Hasto Kristiyanto berada di pusaran kasus suap mantan anggota KPU, Wahyu Setiawan. Dalam statusnya sebagai saksi, Hasto telah dipanggil KPK, Jumat (24/1).

Melihat lebih dekat ke internal PDIP pasca terkuatnya kasus suap tersebut, beberapa kader gusar dengan aksi KPK menangkap dua mantan caleg yakni Saeful Bahri dan Agustiani Tio. Satu caleg PDIP lainnya, Harun Masiku, dimasukkan dalam daftar buronan. Citra partai jadi taruhan.

PDIP terbelah menyikapi sengkarut kasus pengurusan pergantian kursi anggota DPR dari almarhum Nazaruddin Kiemas yang diinginkan Harun Masiku di dapil Sumsel I. Petinggi PDIP, Puan Maharani disebut ikut gusar melihat manuver partai banteng di bawah komando Hasto Kristiyanto.

Satu sumber merdeka.com di internal PDIP mengungkap kegusaran Puan atas kasus yang mencoreng wajah partai. Namun dia tak bisa berbuat banyak. Sebab, ada faksi lain yang tak kalah kuat di belakang petinggi partai yang disebut terlibat. Lalu Puan cenderung memposisikan diri di luar partai.

"Itu tanyanya ke Partai PDI Perjuangan. Bukan ke Ketua DPR," kata Puan saat ditanya tentang kasus Harun Masiku ditemui di Yogyakarta, 20 Januari lalu.

Baca Selanjutnya: Kandang Banteng Terbelah...

Halaman

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini