Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Pasek sebut 34 anggota DPD siap ditugaskan OSO di posisi manapun

Pasek sebut 34 anggota DPD siap ditugaskan OSO di posisi manapun Gede Pasek Suardika. ©2012 Merdeka.com

Merdeka.com - Sekitar 34 anggota DPD memutuskan siap bergabung dengan Partai Hanura. Keputusan ini menyusul permintaan dari Ketua Umum Partai Hanura baru Oesman Sapta Odang (OSO).

Senator asal Bali I Gede Pasek Suardika mengatakan seluruh anggota DPD siap ditugaskan di posisi mana pun sesuai dengan instruksi OSO. Mereka berjanji untuk memberikan kontribusinya kepada Hanura. Dia mengibaratkan penempatan tugas di Hanura seperti permainan sepak bola.

"Kita ini siap main bola kan, tergantung Pak OSO, ditaruh jadi kiper akan jadi kiper yang baik. Ditaruh jadi bek akan jadi bek yang baik mengawal kebobolan, dijadikan play maker kita akan mengatur permainan yang bagus, dijadikan gelandang menyerang, gelandang bertahan, dijadikan play maker kita akan cetak banyak gol," jelas Pasek saat dihubungi, Jumat (23/12).

Loyalis Mantan Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum ini menegaskan, DPD DPD siap bergabung dan membantu OSO di Partai Hanura bukan karena jabatan. Kata Pasek, mereka siap ditugaskan OSO di manapun berada.

"Tergantung diposisikan. Ditaruh mana aja oke yang penting bukan pendekatan jabatan, tapi apa yang bisa kita berikan di partai. Gitu polanya ambil jabatan tapi enggak bisa kerja di jabatan itu," jelasnya.

Menurutnya, masih banyak ruang bagi para senator ini untuk berkarir di Hanura. Posisi-posisi di kepengurusan DPP, Dewan Pembina, Pengurus Harian hingga organisasi sayap partai masih tersedia.

"Kebutuhan aja, semua potensi yang sudah ada dan yang akan ada digabungkan sehingga kepengurusan Hanura lebih kekar, lebih maco, lebih menariklah. Kepengurusan DPP dan Wanbin dan pengurus harian. Organisasi sayap, otonom masih banyak ruang beraktivitas di Hanura," kata Pasek.

Pasek buka-bukaan soal nama anggota DPD yang tertarik gabung ke Partai Hanura. Selain dari unsur senator, Pasek menyebut ada satu anggota DPR yang bakal merapat. Akan tetapi, dia menutup rapat-rapat identitas politisi senayan yang dimaksud.

Adapun Senator DPD RI yang telah memutuskan bergabung di antaranya senator dari perwakilan Provinsi NTT Adrianus Garu, Anggota DPD asal Jawa Barat Aceng Fikri, dan anggota DPD dari Provinsi Sumatera Barat, Novi Candra, anggota DPD Provinsi Lampung Andi Surya, anggota DPD dari Jawa Timur Ahmad Nawardi, anggota DPD dari Sumatera Selatan Abdul Aziz dan beberapa anggota DPD lain.

"DPD Anis Surya, Viktor Lerik, Surya lampung, Arimbawa Bali, Ahmad Nawardi jatim, Abdul Aziz Sumsel, Stevy Maluku, Basuki Salamah. Banyak nanti lah belakangan kita iniin yang menyatakan komitmen banyak, bahkan satu provinsi ada dua," ungkapnya.

Pasek mengaku belum tahu apakah puluhan anggota DPD itu akan diusung menjadi caleg di Pemilu Serentak 2019. Dia mengklaim para kader baru Hanura itu siap membantu menaikkan perolehan suara Partai Hanura. Sekaligus, katanya, menyerap aspirasi masyarakat di daerah-daerah.

"Itu kan pilihan karir politik itu bisa ke parlemen, DPD, eksekutif dan bisa ke tempat lain. Ada juga yang memberikan penguatan perjuangan. Kalau saya mau DPR DPD enggak masalah, yang penting suara Hanura kita naikkan, sehingga perannya besar," tegas dia.

Bergabungnya puluhan anggota DPD itu diyakini dapat memperkuat jaringan partai politik Hanura di lembaga parlemen. Dia memprediksi jumlah kursi Partai Hanura akan naik dua kali lipat.

"Yang pasti jumlah anggota Hanura di parlemen termasuk MPR, itu bakal meningkat dua kali lipat daripada yang sekarang. Itu yang sebelum pemilu ya sekarang kan 16 itu akan berlipat dua kali lipat, jadi 32, kalau 30-an lebih itu bisa jadi 46 wakil Hanura di parlemen," klaimnya.

Oleh sebab itu, loyalis Mantan Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum ini tambahan kader dari DPD ini membuat posisi Hanura di lembaga parlemen menjadi lebih menjanjikan. Bahkan, tanpa harus mengubah UU MD3 pun, Hanura akan langsung dapat jatah kursi di MPR.

"Jadi ini adalah sebuah harapan baru untuk membangun Hanura yang lebih menjanjikan, kan yang sudah di DPD, MPR. Bahkan Hanura hebatnya lagi tanpa mengubah UU MD3 tanpa diskusi di baleg merevisi enggak perlu Hanura langsung dapet di kursi MPR. Menarik kan?," pungkasnya.

(mdk/sho)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP