OSO tekan Benny Prananto buat pindahkan uang Hanura ke OSO Sekuritas
Merdeka.com - Wakil Bendahara Umum Hanura Benny Prananto, melaporkan Oesman Sapta Odang (OSO) ke Bareskrim Polri atas dugaan penggelapan dana partai yang masuk ke perusahaan keuangan OSO Sekuritas. Sekiranya ada uang partai senilai Rp 30 miliar yang dipindahkan ke OSO Sekuritas.
Wakil Ketua Umum Partai Hanura kubu Daryatmo, Sudewo, mengaku pemindahan uang itu terjadi atas tekanan OSO. Benny selaku wakil bendahara umum, mau tidak mau, harus ikut perintah OSO.
"Pak Benny kan ditekan, harus melakukan itu. Posisi OSO sebagai ketum kan mau melakukan gitu saja. Dia paksa itu pak Benny, harus lakukan itu karena saya (OSO) ini sebagai ketum," kata Sudewo di Hotel Sultan, Jakarta Selatan, Rabu (24/1).

Transaksi itu, kata Sudewo, tidak sesuai mekanisme partai. Sebab, pengambilan keputusan ketika itu tidak melalui rapat pleno.
"Karena tidak ada kontrak partai dengan OSO Sekuritas, dan mekanisme keuanganya pun tidak diatur melalui rapat organisasi, itu murni kehendak yang dilakukan pak OSO secara pribadi," kata dia.
Sementara itu, kuasa hukum Benny, Mario Y Pranada menjelaskan, kronologi pemindahan uang partai ke OSO Sekuritas. OSO secara langsung memanggil Benny di kediamannya, Jalan Denpasar, Kuningan, Jakarta Selatan pada sekitar bulan Agustus 2017. Pada pertemuan pertama Benny menolak permintaan tersebut. Beberapa minggu kemudian, kembali diadakan pertemuan membahas hal sama.
"Saat itu yang diundang termasuk bendahara umum partai hanura pak ZU. Dia meminta untuk Benny menyerahkan laporan keuangan dan tetap terakhir dia meminta uang dipindahkan ke OSO Sekuritas," jelas Mario.

Lantas, atas tekanan OSO, secara sepihak disepakati uang akan dipindahkan. Secara bertahap uang tersebut ditransfer dari rekening bank ke OSO Sekuritas melalui uang tunai.
"Sepakat uang itu akan dipindahkan. Terjadi dinamika karena ternyata di bank uang belum bisa ditarik karena masih kepengurusan yang lama, ketua umum yang lama. Akhirnya harus diurus administrasi sekitar bulan Oktober, uang dipindahkan ke OSO Sekuritas. Tanggal 12 Oktober dikasih secara fisik, ada dalam bentuk mata uang asing, tanggal 13 Oktober dan terakhir 20 Oktober 2017," pungkas Mario.
(mdk/rnd)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya