Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Nurdin Halid ungkap alasan ulama Purwakarta tolak Dedi Mulyadi jadi Cagub Jabar

Nurdin Halid ungkap alasan ulama Purwakarta tolak Dedi Mulyadi jadi Cagub Jabar Dedi Mulyadi di sela pertemuan internal DPD Partai Golkar. ©2017 merdeka.com/bram salam

Merdeka.com - Puluhan ulama yang berasal dari Purwakarta menemui Ketua harian Partai Golkar Nurdin Halid terkait pencalonan Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi sebagai calon Gubernur Jawa Barat. Nurdin mengatakan, puluhan ulama tersebut menyampaikan aspirasi menolak Dedi sebagai calon gubernur karena dinilai telah menistakan agama.

"Mereka menyampaikan aspirasi menolak Dedi sebagai calon gubernur karena telah menistakan agama," kata Nurdin usai menerima para Ulama Purwakarta di DPP Partai Golkar, Anggrek Neli, Jakarta Barat, Rabu (30/8) malam.

Dia menjelaskan, para ulama membawa surat pernyataan dengan memperlihatkan video yang berisi pidato Dedi. Dalam video tersebut, kata Nurdin, terdapat kalimat Dedi yang menyakiti para ulama.

"Lah iya itu dia mengatakan saya juga tidak terlalu detail. Dia mengatakan memindahkan Ka'bah. Tidak perlu orang pergi haji, nah itu aja," tambah dia.

Kemudian atas laporan tersebut, pihak Partai Golkar, kata dia, akan menelusuri hal tersebut. Dan informasi dari para ulama perlu diverifikasi. "Kita akan telusuri nanti DPP tim factpending," pungkas dia.

Kemudian ditemui terpisah, perwakilan dari persatuan para ulama dan pimpinan pondok pesantren Darul Hikmah, H. Nana mengatakan, pertemuan tersebut membicarakan soal kriteria pemimpin Purwakarta yang baik. Kemudian, pihaknya juga memberikan masukan kepada Nurdin agar jadi bahan pertimbangan.

"Tadi kita bertemu Pak Nurdin dan kata Pak Nurdin akan jadi pertimbangan. Dan pihak Pak Nurdin tahu," kata Nana.

Sebelum melaporkan kepada Nurdin, pihak Nana juga sudah berdialog langsung dengan Dedi terkait peralakuannya terhadap para Ulama. Tetapi, kata Nana, tidak diindahkan oleh Dedi.

"Jon jon bae (bodo amat) terus maju berdasarkan karakter dia sendiri. Ulama tidak lagi diperhatikan tausiahnya," kata dia dengan nada kesal.

(mdk/rnd)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP