NasDem Usung Anies Capres, Siapa Kader PDIP yang Mampu Menandingi?

Selasa, 4 Oktober 2022 21:32 Reporter : Raynaldo Ghiffari Lubabah
NasDem Usung Anies Capres, Siapa Kader PDIP yang Mampu Menandingi? Ganjar dan Puan. ©2021 Merdeka.com

Merdeka.com - Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh mendeklarasikan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan sebagai Calon Presiden (Capres) 2024. NasDem melakukan pengumuman satu bulan lebih cepat dari yang awal direncanakan pada 10 November 2022.

Direktur Eksekutif Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC), Saidiman Ahmad berpendapat lawan politik harus mencari sosok yang tepat untuk menandingi Anies. Misalkan PDIP, harus juga mengusung calon yang populer untuk menyaingi Anies.

Saidiman mengatakan, saat ini sudah ada tiga tokoh populer yang mencuat ke publik untuk menjadi kandidat Presiden 2024 mendatang. Dan sudah ada dua yang dideklarasikan sebagai Capres oleh partai.

"Yang jelas dari tiga tokoh yang populer ini kan sudah ada dua Capres yang di deklarasikan oleh partai. Pertama Prabowo oleh Gerindra dan kedua Anies Baswedan oleh NasDem," kata Saidiman dalam keterangannya, pada Selasa (4/10).

Menurut Saidiman, PDI Perjuangan harus gerak cepat merespons deklarasi Anies tersebut. Dia menilai PDI Perjuangan bisa mengusung Ganjar Pranowo sebagai pesaing. Alasannya populeritas dan elektabilitas Ganjar yang baik di berbagai survei Capres.

"Karena yang dideklarasikan tokoh populer, saya kira ada kepentingan oleh PDI Perjuangan untuk mengusung calon yang juga populer, tidak lagi karena ada kepentingan elite tertentu, misalnya mengusung Puan Maharani yang tidak cukup kompetitif di tengah warga. Karena apabila salah menentukan pilihan, konsekuensinya kemungkinan PDI Perjuangan tidak akan menang dalam Pilpres 2024 nanti," tambah Saidiman.

Saidiman menambahkan, Ganjar Pranowo merupakan pilihan yang mampu bersaing. Sementara kader lain seperti Puan Maharani dinilai kurang kompetitif.

"Saya kira satu - satunya kader PDI Perjuangan yang bisa mengalahkan Prabowo dan Anies itu hanya Ganjar. Jadi saya kira pilihannya sangat terbatas karena yang mereka lawan ini adalah tokoh populer. Setelah deklarasi ini saya kira PDI Perjuangan akan makin mengerucut kepada Ganjar Pranowo karena hanya dia calon yang mampu bersaing," ujarnya.

2 dari 3 halaman

Jokowi Bertemu Ganjar di Semarang

Dalam rangka kunjungan kerja di Semarang, Jawa Tengah hari ini, Presiden Joko Widodo (Jokowi) disambut di Bandara Ahmad Yani Kota Semarang oleh Gubernur Jawa Tengah (Jateng), Ganjar Pranowo.

Momen pertemuan tersebut bertepatan dengan deklarasi Partai NasDem yang mengusung Anies Baswedan sebagai capres 2024. Adapun Ganjar santer dikabarkan berpeluang maju sebagai calon Presiden RI jika PDI Perjuangan memberikan restu.

Sementara, dalam sambutan di acara rakernas V Projo (relawan Pro Jokowi ) di Magelang, Presiden Jokowi belum menyatakan arah dukungannya untuk Pilpres 2024 mendatang. Jokowi memberikan arahan kepada Projo untuk bersabar.

"Urusan politik? Ojo kesusu sek. Jangan tergesa-gesa. Jangan tergesa-gesa. Meskipun, meskipun mungkin yang kita dukung ada di sini (Ganjar Pranowo). Sudah dibilang, jangan tergesa-gesa. Ojo kesusu," kata Jokowi kala itu.

3 dari 3 halaman

Survei Anies, Ganjar dan Prabowo

Sejumlah lembaga survei kerap menempatkan Anies, Prabowo, dan Ganjar di urutan teratas elektabilitas calon presiden 2024 dengan Ganjar biasa menjadi pemuncaknya.

Survei CSIS menunjukkan Ganjar Pranowo dan Anies Baswedan berhasil mengalahkan Prabowo Subianto dalam simulasi head to head. Untuk diketahui, survei ini dilakukan pada 8-13 Agustus 2022 kepada pemilih muda dengan usia responden 17 sampai 39 tahun. Lalu, penarikan sampel menggunakan metode multistage random sampling terhadap 1.200 responden di 34 provinsi dengan margin of error sebesar +/-2,84 persen serta tingkat kepercayaan 95 persen.

lebih rinci, Ganjar unggul dengan hasil 47,2 persen jika dibandingkan dengan Prabowo yang hanya memperoleh 45 persen. Sementara itu, hasil head to head Anies dan Prabowo menunjukkan keunggulan Anies di angka 47,8 persen dibandingkan Prabowo di 43,9 persen.

Hasil yang berbeda didapatkan oleh Indo Riset. Lembaga tersebut melakukan survei pada 18-23 Agustus 2022 dengan 1.120 responden berusia 17 tahun lebih. Responden dipilih secara acak dengan proses wawancara tatap muka. Kemudian, margin of error survei ini sebesar 2,94 persen dengan tingkat kepercayaan 9 persen.

Dalam head to head, Anies kalah tipis dari Prabowo dengan hasil 43,1 persen untuk Anies dan 43,7 persen untuk Prabowo. Sementara itu, keunggulan Prabowo dari Ganjar lebih besar, dengan hasil 47,7 persen untuk Prabowo dan 43,1 persen untuk Ganjar. Terakhir, untuk head to head Anies dan Ganjar, Anies unggul di 46 persen sementara Ganjar mendapat 43,4 persen.

Selain simulasi head to head, Indo Riset juga melakukan simulasi tiga nama untuk Anies, Ganjar, dan Prabowo. Hasilnya 33,4 persen milik Ganjar Pranowo. Kemudian, Prabowo bersaing ketat dengan hasil 33,3 persen. Sementara itu, Anies Baswedan berada di urutan ke tiga dengan 27,7 persen.

Di lain sisi, dalam simulasi head to head SMRC, diperoleh Ganjar unggul 56,4 persen dibanding Anies 32,6 persen. SMRC juga melakukan simulasi tiga nama dengan tambahan Prabowo Subianto: hasilnya 44.6 persen untuk Ganjar, 25,7 persen untuk Prabowo, dan 21.7 persen untuk Anies.

Survei ini secara tatap muka pada tanggal 5 - 13 Agustus 2022 dengan metode random sampling dari populasi semua warga Indonesia yang sudah memiliki hak pilih. Responden sejumlah 1.220 orang, dengan margin of error 3,1 persen dengan tingkat kepercayaan 95 persen.

Namun, selain simulasi head to head dan simulasi tiga capres, SMRC juga melakukan simulasi pasangan pilpres. Dalam survei ini, SMRC memasangkan Anies Baswedan dengan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), Ganjar Pranowo dengan Airlangga Hartarto, dan Prabowo Subianto dengan Puan Maharani.

Survei tersebut dilakukan pada 13 - 20 Maret 2022 dengan metode random sampling sebanyak 1.220 responden. Margin of error survei ini diperkirakan sebesar +- 3,12 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.

Hasilnya, Anies-AHY unggul dengan perolehan 29,8 persen. Sementara Ganjar - Airlangga memperoleh 28,5 persen dan Prabowo-Puan di posisi terakhir dengan perolehan 27,5 persen.

Survei juga dilakukan dengan menjadikan Airlangga Hartarto sebagai capres dan Ganjar sebagai wakilnya. Hasilnya, Airlanggga Hartarto-Ganjar Pranowo di kedudukan terakhir 22,6 persen, sementara Prabowo-Puan 29 persen, dan Anies-AHY tetap paling unggul 32,3 persen. [ray]

Baca juga:
Pujian AHY untuk Anies Baswedan yang Diusung Capres oleh NasDem
Tolak Tanggapi Deklarasi Anies Capres, Puan: Masih Berduka Tragedi Kanjuruhan
NasDem Pastikan Kader Tegak Lurus Putusan Usung Anies Capres 2024
Memprediksi Prabowo vs Anies di Pemilu 2024, Siapa Menang?
Pembatas Jalur Sepeda Diganti Stick Cone, Dishub: Lebih Fleksibel

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Opini