Megawati: Rakyat Ditebar Kebencian, Orang Ditakuti Jangan Memilih Jokowi
Merdeka.com - Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri mengkritisi iklim politik Indonesia yang dinilai diselimuti selubung ujaran kebencian. Dia menyampaikan tidak ada lagi sopan santun dalam berpolitik yang berarti kultur Indonesia telah luntur.
"Politik aneh. Rakyat ditebarkan kebencian. Orang-orang ditakuti jangan memilih Jokowi," kata Megawati dalam orasinya di Jambore Kader Komunitas Juang PDI Perjuangan Jawa Tengah di Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Minggu (10/2).
Menyikapi ujaran-ujaran kebencian, Megawati memandang masyarakat mesti menanggapi pemilu 2019 dengan pikiran jernih agar bisa bersikap obyektif. Masyarakat diharap tidak mudah terjebak dengan hoaks.
Di hadapan ribuan Kader Komunitas Juang, Megawati juga berkisah tentang bagaimana cara dia memaknai kekalahan dalam pemilu 2009 dengan sikap tenang. Dia merasa heran, kekalahan politik saat ini justru disikapi dengan panik. Sikap ini dalam bahasa jawa, disebut kemrungsung.
"Saya dulu tenang. Saya kalah meneng bae. Ini sekarang kok kemrungsung banget," kata Megawati.
Presiden ke-5 Republik Indonesia ini meyakini Jawa Tengah sebagai kandang banteng tetap menjadi lumbung suara PDIP di Pemilu 2019. Dia merasa tak resah meski ada pihak yang mengklaim telah menguasai Jawa Tengah.
"Jawa Tengah tetap di bawah tangan kita", kata Megawati.
(mdk/noe)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya