Megawati ajari Ahok bahasa Jawa dan pesan agar tidak cerewet
Merdeka.com - Ketua umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri berulang kali menitipkan pesan pada calon gubernur DKI jakarta nomor urut dua, Basuki Tjahaja Purnama atau biasa disapa Ahok. Mega berpesan agar Ahok memperhatikan gaya bicara dan tutur kata agar tidak jadi polemik. Apalagi Ahok termasuk pejabat negara yakni Gubernur nonaktif DKI Jakarta.
"Sama Pak Ahok saya suka bilang, Sudahlah jangan cerewet lah. Sekarang kan kamu (Ahok) kena tv terus, " ungkap Megawati, di Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (30/3).
Mega menceritakan, setelah menyampaikan pesan itu, Ahok justru meminta diajari cara bertutur kata yang baik dan sopan. Mega tak segan mengajari dengan bahasa jawa.
"Jadi, bagaimana Bu?" kata Mega menirukan Ahok.
"Bilang gini, 'kulo nuwun' terus kalau mau ngomong minta maaf. Maaf ya, 'nuwun sewu ya', begitu," ujar Mega.
Presiden RI ke-5 itu memberi catatan khusus kepada Ahok. Mega terus memantau setiap kali Ahok tampil di depan umum. Termasuk saat Ahok tampil dalam debat publik Pilgub DKI. "Kemaren, saya lihat waktu debat. Alhamdulillah," tutup Mega. (mdk/noe)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya