Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

LSI Denny JA: Elektabilitas Perindo Terus Naik, Tiga Partai Baru Kategori Parnoko

LSI Denny JA: Elektabilitas Perindo Terus Naik, Tiga Partai Baru Kategori Parnoko LSI Prediksi PDIP Berpotensi Juara Pileg 2019. ©2019 Merdeka.com/Iqbal S Nugroho

Merdeka.com - Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA memprediksi empat partai baru peserta Pemilu 2019 nyatanya belum meraih suara publik secara masif. Bahkan, tiga di antaranya terancam tidak lolos ambang batas parlemen.

"Hanya Perindo yang elektabilitasnya bergerak. Sementara ketiga partai lain masuk kategori parnoko, atau partai nol koma," kata Penelti LSI Denny JA, Ardian Sopa, di kantor LSI, Jakarta Timr, Selasa (8/1).

Elektabiltas Perindo, lanjut Ardian, terdongkrak berkat sosok ketua umumnya, Harry Tanoesoedibjo. Selain itu, jaringan media Perindo yang menggawangi MNC Group menjadi hal krusial dalam tingkat dikenalan publik terhadap Perindo.

"Kekuatan logistik Perindo juga menjadi faktor. Kita ketahui HT adaah salah satu konglomerat dengan sumber daya ekonomi untuk melakukan kampanye masif," kata Ardian.

Kendati demikian, bukan tidak mungkin partai baru selain Perindo tidak mampu lolos ambang batas parlemen. Menurut survei LSI, bila ada pemantik konsisten dari mereka, bukan tidak mungkin tingkat dikenalan bertambah dan memicu dukungan publik kepada mereka.

"Seperti PSI yang muncul dengan gagasan menonjol, anak muda yang progresif. Sedang Berkarya terus memunculkan gagasan orde baru yang menarik simpatik publik yang merindu akan sosok Soeharto," tandas Ardian.

Berikut tiga periode terakhir hasil survei LSI terhadap partai baru, (Oktober-Desember).

Oktober: Perindo 3 persen, PSI, Berkarya, dan Garuda masing-masing 0,2 persen.November: Perindo 2,2 persen, PSI 0,9 persen, Berkarya 0,1 persen, dan Garuda 0 persen. Desember, Perindo: 1,9 persen, PSI dan Berkarya 0,1 dan Garuda 0,2 persen.

Sebagai catatan, survei nasional LSI dilakukan pada Desember 2018, menggunakan 1200 responden. Survei diadakan di 34 provinsi di Indonesia, dengan metode multistage random sampling. Margin of error setiap survei adalah 2,9 persen.

Reporter: Muhammad Radityo PriyasmonoSumber: Liputan6.com

(mdk/gil)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP