Kronologi terpilihnya Erick Thohir sebagai ketua tim kampanye Jokowi-Ma'ruf Amin
Merdeka.com - Sebelum memutuskan ketua tim kampanye nasional Koalisi Indonesia Kerja, bakal calon Presiden Joko Widodo menelepon Erick Thohir. Namun, Erick tak bercerita banyak soal topik yang disampaikan Jokowi.
Erick hanya mengatakan bahwa Jokowi mengajak bertemu. Namun dia enggan mendetailkan kapan sambungan telepon itu terjadi.
"Ya ketemu aja," kata Erick singkat di Posko Cemara, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (7/9).
Erick menceritakan pertama kali ditawarkan menjadi ketua timses pada 20 Agustus 2018. Saat itu Erick belum memberikan keputusan. Sampai pada tanggal 30 Agustus, kepada wartawan dia telah menyatakan tak mau membicarakan soal TKN karena masih fokus di Asian Games.
"Bahwa tugas saya fokus menyelesaikan tugas dan tentu sudah janji juga bersama keluarga dan umroh saya sudah izin saya umroh nanti tapi bukan karena ini tapi sebelumnya," tuturnya.
Sementara itu Sekretaris Jenderal PSI Raja Juli Antoni, yang juga wakil sekretaris KIK mengatakan keputusan nama Erick Thohir diambil pada Rabu (5/9) sore. Para sekjen berkumpul bersama Jokowi.
Saat itu, mereka mendesak agar Jokowi segera mengumumkan nama ketua TKN karena alasan teknis. Mereka juga meminta surat keputusan segera diteken.
"Kalau terlambat memasukkan itu kita tidak bisa kampanye, lalu Pak Jokowi bilang saya sudah ambil keputusan. Pak Erick Thohir. Jadi beliau memberitahu kepada kami pada pertemuan itu," ujarnya.
Diberitakan sebelumnya, Sekretaris Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf, Hasto Kristiyanto mengatakan, calon yang menjadi Ketua TKN sudah dihubungi langsung oleh bakal calon presiden Joko Widodo (Jokowi).
"Bapak Presiden sudah menghubungi," kata Hasto di Pokso Cemara, beberapa jam sebelum pengumuman Erick Thohir.
(mdk/noe)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya