Kesan Susi Pudjiastuti Lima Tahun jadi Anak Buah Jokowi di Kabinet

Jumat, 4 Oktober 2019 08:36 Reporter : Merdeka
Kesan Susi Pudjiastuti Lima Tahun jadi Anak Buah Jokowi di Kabinet Konpers KKP dan Pertamina. ©2019 Liputan6.com/Johan Tallo

Merdeka.com - Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti tak bisa berkata banyak saat ditanya kesannya lima tahun bekerja bersama Presiden Joko Widodo atau Jokowi di kabinet. Menurut dia, terlalu banyak kesan yang didapatnya selama menjadi menteri Jokowi.

Hal ini dikatakan Susi usai menghadiri sidang kabinet paripurna terakhir pemerintahan Jokowi periode 2019-2024. Dia mengaku mendapat banyak pengalaman luar biasa selama lima tahun menjabat Menteri Kelautan dan Perikanan.

"Terlalu banyak (kesan) buat diomong. Luar biasa," ucap Susi di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Kamis (3/10).

Susi menyebut bahwa Jokowi dan Wapres Jusuf Kalla (JK) ada sosok yang luar biasa. Dia pun senang dapat bekerja di bawah komando dua tokoh itu.

"Saya kan seumur hidup tidak pernah kerja buat orang, baru kali ini, ya saya pikir senang luar biasa," kata dia.

1 dari 1 halaman

Berusaha Semampunya

Selama menjadi menteri, Susi mengatakan, telah bekerja semampunya membantu Jokowi dan JK membangun Indonesia. Itulah pengalaman yang berharga baginya.

"Ya namanya kita mencoba membantu beliau-beliau dalam membangun negara ini ya kita usahakan semampunya. Was great time," tutur Susi.

Saat ditanya apakah bersedia apabila kembali diminta Jokowi untuk menjadi menteri, Susi enggan berandai-andai. Namun, jikalau tak jadi menteri, Susi berharap penggantinya dapat bekerja lebih baik darinya.

"Ya jaga kedaulatan, keberlanjutan dan kesejahteraan," kata dia.

Sebagai informasi, menteri Susi pernah menjadi salah satu dari 100 orang berpengaruh dunia versi Global Thinkers. Susi masuk dalam kategori pertahanan dan keamanan.

Cara-cara yang dilakukan oleh Susi cukup kontroversial karena menggunakan taktik menakut-nakuti. Salah satunya dengan meledakkan kapal pencuri ikan. Kebijakan yang dijalankan oleh Susi ini cukup efektif mengurangi pencurian ikan dan berdampak pada berlimpahnya stok ikan di Indonesia.

Sebelum ditunjuk Jokowi menjadi menteri, dia adalah seorang pengusaha pemilik Susi Air. Saat pelantikan, Susi menuai beragam kontroversi mulai dari memiliki tato di bagian tubuhnya hingga jenjang pendidikannya yang hanya lulusan SMP.

Reporter: Lizsa Egeham

Sumber: Liputan6.com [rnd]

Baca juga:
Fokus Pilpres, Menteri Susi Kecolongan Kapal Trawl Masuk ke Indonesia
Menteri Susi: Ikan Hasil Tangkapan Pakai Cantrang Setengahnya Jadi Sampah
Perang Dagang Buka Celah Ekspor Perikanan RI ke AS
Cerita Menteri Susi Kesal Tangkap Kapal yang Pernah Ditangkap: Kurang Kerjaan
Tak Hanya Kapal Ditenggelamkan, Menteri Susi Incar Pemilik Modal Pencurian Ikan

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini