Keras Hati Arteria Dahlan, Ogah Minta Maaf Sebut Emil Salim Sesat

Jumat, 11 Oktober 2019 05:00 Reporter : Desi Aditia Ningrum
Keras Hati Arteria Dahlan, Ogah Minta Maaf Sebut Emil Salim Sesat Emil Salim berseteru dengan Arteria Dahlan. ©2019 Youtube

Merdeka.com - Anggota DPR dari PDIP, Arteria Dahlan menjadi perbincangan publik. Ini terkait dengan sikapnya terhadap Profesor Emil Salim di acara Mata Najwa, Kamis (9/10) malam.

Dalam acara itu Arteria beradu argumen dengan Emil soal Perppu KPK. Perdebatan itu membuat Arteria mengeluarkan nada tinggi menyebutkan kata sesat terhadap Emil. Tak hanya itu, Arteria juga menunjuk-nunjuk Emil.

Sikap Arteria itu dinilai kasar dan tak sopan sehingga menuai beragam komentar publik. Arteria kemudian memberikan pembelaannya. Berikut ulasannya:

1 dari 4 halaman

Merasa Sikapnya Benar

Politikus PDIP Arteria Dahlan tidak mau ambil pusing terkait cemoohan publik atas sikapnya terhadap Prof Emil Salim, di acara Mata Najwa Kamis (9/10). Sebab, dia merasa apa yang diucapkannya sudah benar. Tidak ada yang salah dengan sikapnya saat berdebat dengan Emil. Lantas dia ogah meminta maaf meski banyak warganet mendesaknya minta maaf.

"Enggak apa-apa, saya mewakafkan diri saya untuk menyatakan yang benar. Walau terkesan tidak populer sekalipun," kata Arteria pada wartawan, Kamis (10/10).

"Sekarang yang dibahas bukan perppu lagi tapi sikap saya yang kurang sopan. Lah, kita ini belajar jujur dan menyatakan yang benar saja tidak berani," sambungnya.

2 dari 4 halaman

Tak Merasa Langgar Etika

Politikus PDIP Arteria Dahlan dinilai tak sopan lantaran menunjuk-nunjuk dan menyebutkan kata sesat terhadap Prof Emil Salim di acara Mata Najwa. Meski begitu, Arteria merasa tak melanggar etika atau norma kesopanan saat berdebat dengan Emil. Perdebatan terjadi karena ingin menjaga marwah DPR.

"Yang enggak sopan saya apa dia? Pertanyaannya kan gitu, lembaga DPR yang kehormatannya diserang di muka umum, seolah dia orang bersih, siapa yang tidak tersinggung?" jelas Arteria kepada merdeka.com, Kamis (10/10).

3 dari 4 halaman

DPR Kerap Dipandang Negatif

Saat berdebat dengan Prof Emil Salim, anggota DPR dari PDIP mengaku hanya ingin menjaga marwah DPR. Sebab selama ini, DPR kerap dipandang negatif. Apalagi, banyak anggota DPR yang kalah membangun opini soal Perppu KPK.

"Ini hanya pilihan sikap, selama ini anggota DPR santun, tapi dibully, karena gagal membangun opini penerbitan Perppu," kata Arteria.

4 dari 4 halaman

Sudah Bersikap Sopan

Arteria Dahlan menjelaskan, selama ini dia sudah bersikap sopan pada Emil Salim. Tetapi di acara Mata Najwa yang membahas soal Perppu KPU, dia merasa Emil sudah dimanfaatkan untuk berbicara tidak sesuai dengan kapasitasnya sebagai ekonom.

"Awalnya kan saya sangat sopan, tapi ini kan sudah di design. Prof Emil yang notabene tidak berlatar belakang hukum dan beliau tidak memahami dengan benar materi muatan yang ada di Revisi UU KPK tiba-tiba berpendapat banyak kelirunya," ungkapnya. [dan]

Baca juga:
Mengintip Harta Kekayaan Arteria Dahlan, Anggota DPR Sebut Emil Salim Profesor Sesat
Ini Video Arteria Dahlan Tunjuk-Tunjuk dan Sebut Emil Salim Sesat
Kontroversi Arteria Dahlan, Sebut Emil Profesor Sesat Hingga Maki Kemenag 'bangsat'
Arteria Dahlan: Emil Salim Ekonom, Tapi Bicara Seolah Ahli Hukum
Profil Arteria Dahlan, Anggota DPR Tunjuk-Tunjuk & Sebut Emil Salim Profesor Sesat
Arteria Dahlan: Yang Enggak Sopan Saya atau Emil Salim?

Topik berita Terkait:
  1. Arteria Dahlan
  2. Emil Salim
  3. PDIP
  4. Jakarta
Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini