Kampanye di Tangerang, PDIP Klaim Jokowi Bereskan Proyek Soeharto yang Belum Tuntas

Minggu, 24 Maret 2019 10:39 Reporter : Hari Ariyanti
Kampanye di Tangerang, PDIP Klaim Jokowi Bereskan Proyek Soeharto yang Belum Tuntas Kampanye PDIP di Alun-alun Tangerang. ©2019 Merdeka.com/Hari Ariyanti

Merdeka.com - Sekjen PDIP, Hasto Kristiyanto mengajak seluruh kader dan simpatisan partainya untuk gencar memerangi berbagai berita palsu atau hoaks menyangkut pasangan capres-cawapres nomor urut 01, Jokowi-Ma'ruf, termasuk berbagai hoaks menyangkut partai berlambang banteng tersebut. Hasto menyebut pihaknya selama ini kerap diserang dengan hoaks.

Hasto menyampaikan, dalam kampanye ini, pihaknya ingin melakukan kampanye kreatif dimana semua orang harus bergembira kendati harus berpanas-panasan dan kehausan. Karena itulah yang dinamakan perjuangan.

"Republik Indonesia dibangun dengan keringat dan tetesan air mata. Karena itulah kita tak pernah gentar menghadapi berbagai hoaks, fitnah yang mencoba men-downgrade Pak Jokowi-Ma'ruf Amin," jelasnya.

Dalam kesempatan itu, Hasto juga menyampaikan selama memimpin Indonesia dalam empat tahun terakhir, berbagai keberhasilan dan kemajuan telah dicapai Jokowi. Perempuan mendapatkan perhatian luar biasa di era kepemimpinan Jokowi dengan program KIS (Kartu Indonesia Sehat) dan KIP (Kartu Indonesia Pintar).

"Setelah blusukan mendengarkan aspirasi rakyat, Pak Jokowi-Ma'ruf Amin penting mengeluarkan kartu sembako. Ini untuk duafa,wong cilik, untuk orang miskin," ujarnya.

"Apalagi di Banten, bendungan yang tidak bisa diselesaikan, waduk yang enggak bisa diselesaikan Pak Harto diselesaikan dengan baik oleh Pak Jokowi hanya dalam waktu empat tahun kepemimpinan Pak Jokowi semua beres. Kemudian Kartu Indonesia Pintar agar anak-anaknya bisa sekolah hingga perguruan tinggi, karena itu mari kita sama-sama mengikuti acara ini," pungkasnya.

Hasto menyampaikan, PDIP bertekad untuk kembali menenangkan Pemilu 2019. Termasuk juga memenangkan pasangan capres-cawapres nomor urut 01.

Dalam laman Setkab.go.id, disebutkan bendungan Karian di Rangkasibitung, Banten, akan menjadi bendungan ketiga terbesar di Indonesia.

Presiden Jokowi menjelaskan, proyek strategis nasional itu, pembangunannya sudah direncanakan sejak tahun 80-an. Namun, baru pada tiga tahun terakhir rencana tersebut dieksekusi.

Waduk Karian ini sudah direncanakan sejak tahun 80-an. Kemudian tiga tahun yang lalu kita eksekusi untuk dikerjakan. Waduk ini adalah waduk terbesar ketiga setelah Jatiluhur dan Jatigede, ungkap Presiden saat peninjauan bulan Oktober lalu.

Presiden menargetkan pembangunan bendungan ini dapat diselesaikan pada tahun 2019 mendatang. Target tersebut ia berikan setelah melihat langsung pengerjaan di lapangan yang berjalan sesuai dengan harapan. [ian]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini