Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Jokowi: Visi Misi Kami Adalah Indonesia Maju, Tawarkan Optimisme

Jokowi: Visi Misi Kami Adalah Indonesia Maju, Tawarkan Optimisme Debat pasangan Capres. ©2019 Liputan6.com/Faizal Fanani

Merdeka.com - Debat perdana capres-cawapres yang digelar di Hotel Bidakara, Tebet, Jakarta Selatan dimulai. Debat mengambil tema Hukum, HAM, Korupsi dan Terorisme.

Acara diawali menyanyikan lagu Indonesia Raya kemudian sambutan Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Arief Budiman. Setelah itu dilanjutkan penyampaian visi misi kedua pasangan calon, Jokowi-Ma'ruf Amin dan Prabowo-Sandiaga dalam waktu 1 menit.

Pasangan nomor urut 01, Jokowi-Ma'ruf menawarkan Indonesia maju dan optimisme.

"Yang saya hormati Ketua KPU, bapak Prabowo, bapak Sandiaga Uno kawan baik saya serta bapak KH Ma'ruf Amin," ujar Jokowi membuka pemaparan visi misi, Kamis (17/1).

"Visi misi kami adalah Indonesia maju, kami menawarkan optimisme dan masa depan Indoensia yang berkeadilan. Saya berkeyakinan bangsa semakin maju, semakin modern, semakin demokratis maka penegakan hukum dan HAM semakin baik," lanjut Jokowi.

Terkait HAM, ia menyinggung hak sipil dan politik tidak lebih penting daripada hak pemenuhan ekonomi, sosial dan budaya.

"Jadi pilihan kamu untuk memajukan Indonesia seperti akses terhadap lahan, pendidikan, pelayanan kesehatan, permodalan dan hak atas pembangunan merupakan cara pemenuhan HAM paling mendasar," tuturnya.

"Memang kita masih memiliki pelanggaran HAM di masa lalu, tidak mudah penyelesaiannya karena memiliki masalah komplek hukum serta waktu yang sangat jauh dari peristiwa," lanjutnya.

Jokowi menekankan, seharusnya penyelesaian pelanggaran HAM sudah rampung beberapa saat setelah peristiwa terjadi. "Harusnya ini sudah selesai setelah peristiwa itu terjadi," katanya.

"Negara harus didukung sistem hukum adil melalui reformasi hukum dan hukum harus ditegakkan tanpa pandang bulu, tanpa pandang bulu. Penegakkan yang tegas merupakan bagian yang tegas dari pemberantasan korupsi yang kita lakukan melalui sistem pemerintahan," paparnya.

Hal yang dilakukan, lanjut Jokowi, yakni dengan bersinergi kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Kejaksaan serta Kepolisian. "Dan terakhir waspada ancaman terorisme," kata Jokowi.

Sayang, belum selesai pemaparan visi misi, waktu yang diberiksa sudah habis.

"Waktu habis Pak Jokowi," intrupsi moderator Imam Priyono.

(mdk/rhm)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP