Jokowi Minta Parpol Pendukung Pantau Proses Penghitungan Suara

Kamis, 18 April 2019 17:09 Reporter : Merdeka
Jokowi Minta Parpol Pendukung Pantau Proses Penghitungan Suara Jokowi-Maruf bertemu ketua parpol Koalisi Indonesia Kerja. ©Liputan6.com/Angga Yuniar

Merdeka.com - Capres petahana Joko Widodo atau Jokowi bertemu seluruh ketua umum dan elite partai politik pendukung di Resto Plataran Menteng Jakarta Pusat, Kamis (18/4). Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto mengatakan pertemuan ini untuk memantau proses penghitungan suara Pemilu 2019.

"Kami diundang oleh Presiden Jokowi, di mana para ketua umum dan sekjen pada sore hari ini mengadakan pertemuan untuk melakukan monitoring, pemantauan terhadap seluruh proses rekapitulasi," ujar Hasto di lokasi.

Menurut dia, Jokowi juga meminta agar seluruh partai pendukung melakukan pemantauan penghitungan suara. Hasto menuturkan seluruh partai pendukung akan berkoordinasi mengawal proses penghitungan suara, yang sudah dilakukan sejak kemarin.

"Karena KPU lah yang punya kewenangan pada akhirnya untuk menentukan siapa pemenang dari pemilu presiden dan pemilu legislatif melalui proses penghitungan suara yang dilaksanakan secara berjenjang," jelas dia.

Berdasarkan pantauan, Jokowi tiba di Plataran Menteng pada pukul 16.04 WIB dengan mengenakan kemeja bewarna putih. Sementara itu, cawapres Ma'ruf Amin dan sejumlah ketum parpol telah tiba terlebih dahulu di lokasi.

Jokowi enggan menjawab saat ditanya apa yang akan dibahas dalam pertemuan ini. Mantan Gubernur DKI Jakarta itu hanya tersenyum lalu masuk ke dalam Plataran.

Hadir dalam pertemuan ini, Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri, Ketua Umum Golkar Airlangga Hartanto, Ketua Umum PKB Muhaimim Iskandar, dan Ketua Umum NasDem Surya Paloh. Kemudian, Ketua Umum PSI Grace Natalie dan Ketua Umum PPP Suharso Monoarfa.

Ada pula petinggi Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf juga ikut dalam memantau hitung cepat. Mereka antara lain Moeldoko, Erick Thohir, Hasto Kristiyanto, dan Arsul Sani.

Sebagai informasi, hasil quick count atau hitung cepat Pilpres 2019 memasuki penghitungan akhir. Sejumlah lembaga survei mencatatkan kemenangan Jokowi-Ma'ruf Amin dalam Pilpres 2019 dari Prabowo Subianto- Sandiaga Uno versi quick count.

Terkait hasil quick count, capres nomer urut 01 Jokowi masih belum mendeklarasikan kemenangannya. Mantan Gubernur DKI Jakarta itu meminta pendukungnya untuk sabar menunggu real count dari KPU.

"Hasil pileg dan pilpres berjalan dengan jujur dan adil. Kita harus bersabar atas penghitungan dari KPU secara resmi," kata Jokowi saat konferensi pers di Djakarta Theatre, Jakarta, Rabu, 17 April 2019.

Berbeda dengan Jokowi, capres nomor urut 02 Prabowo Subianto mendeklarasikan kemenangannya di Pilpres 2019. Dia tidak didampingi oleh calon wakil presidennya, Sandiaga Uno.

"Bahwa berdasarkan real count kita, kita sudah berada di posisi 60 persen. Ini adalah hasil real count," tutur Prabowo di Kertanegara, Jakarta Selatan, Rabu (17/4).

Reporter: Lizsa Egeham

Sumber: Liputan6.com [lia]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini