Jawab Tudingan Andi Arief, TKN Sebut Ira Koesno Telah Disetujui Kubu Prabowo

Sabtu, 29 Desember 2018 13:39 Reporter : Ahda Bayhaqi
Jawab Tudingan Andi Arief, TKN Sebut Ira Koesno Telah Disetujui Kubu Prabowo Gaya Ira Koesno tampil di debat. ©2017 Merdeka.com/Muhammad Luthfi Rahman

Merdeka.com - Wasekjen Partai Demokrat Andi Arief tidak sepakat dengan nama Ira Koesno sebagai moderator debat Pilpres. Dia menuding Ira berpihak kepada pasangan calon petahana Joko Widodo. Selain itu, Andi menyoroti performanya ketika debat kandidat Pilgub DKI Jakarta.

Menanggapi itu, Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional Jokowi-Ma'ruf, Abdul Kadir Karding menagatakan, nama Ira justru keluar dari pihak Komisi Pemilihan Umum. Ditunjuknya penyiar bernama Dwi Noviratri Koesno itu pun karena disetujui oleh TVRI sebagai salah satu stasiun televisi yang menyiarkan debat perdana 17 Januari 2019. Karding menceritakan rapat di KPU Rabu, 26 Desember lalu.

"Jadi Ira Koesno itu awalnya pada rapat terdahulu diusulkan KPU. Lalu kemudian TVRI bilang, kalau hanya satu moderator maka kami usulkan Ira Koesno karena Ira Koesno tidak berjarak artinya memiliki jarak yang sama untuk semua paslon, dianggap jauh lebih netral lalu kedua paslon menyetujuinya," ujar Karding kepada merdeka.com, Sabtu (29/12).

Politikus PKB itu menceritakan Badan Pemenangan Nasional Prabowo-Sandiaga diwakili Ferry Mursyidan Baldan, Sudirman Said, dan Priyo Budi Santoso. Mereka telah setuju dengan nama Ira Koesno. Lebih lagi pada rapat kedua, telah disepakati juga moderator kedua, Imam Priyono.

"Jadi kok aneh kalau ada yang bilang sekarang kami yang usulkan itu usulan KPU," ucap Karding.

Karding menyarankan Andi Arief tidak usah memainkan framing yang memutarbalikan fakta. "Saya kira tidak baik memutar kata membuat framing itu tidak baik. Menang dengan cara baik menang dengan cara-cara terhormat, menang dengan narasi positif, itu jauh lebih elegan daripada berusaha menang dengan cara-cara yang tidak baik, yang suka mengingkari dan berbohong gak baik itu," pungkasnya.

Sebelumnya diberitakan, Andi Arief kaget nama Ira Koesno disepakati sebagai moderator debat. Menurutnya, Ira tidak netral. Makanya dari pihaknya mengusulkan nama Rosianna Silalahi sebagai moderator.

"Saya kaget Ira Koesno jadi moderator. Pertama, Ira Koesno pernah berlaku tidak adil saat debat Pilkada Jakarta. Dia melakukan apa yang bukan tugasnya sebagai moderator, dia seperti ditugaskan untuk memberi kesan negatif pada salah satu paslon," ucap Andi kepada Liputan6.com, Sabtu (29/12).

Kedua, menurut dia, mendengar beberapa projek pencitraan dan lembaga pemerintah, di mana Ira sebagai konsultannya. Andi mengatakan, apabila informasi didengarnya itu benar maka sulit bagi Ira Koesno untuk tidak memihak.

"Ira Koesno harus menjelaskan soal ini dan jujur. Kalau tidak menjelaskan saya mengusulkan Ira Koesno diganti, kita cari yang tak pernah ada cacat dalam menjadi moderator dan tidak ada conflict of interest," ungkap Andi. [gil]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini