Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Ini cara jitu Anies Baswedan dekati pemilih pemula

Ini cara jitu Anies Baswedan dekati pemilih pemula Anies Baswedan. ©2016 Merdeka.com

Merdeka.com - Calon Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan memiliki cara politik sendiri untuk para pemilih pemula (first time voters). Bukan membedakan dengan pemilih lainnya, melainkan akan menganggap para pemilih pemula ini selayaknya pemilih pada umumnya.

"Justru kami tidak ingin first time voters ini dianggap sebagai orang yang enggak tahu apa-apa. Dengan diberikan kepada mereka yakni informasi yang lengkap, jangan hanya gimik-gimik yang sifatnya super visial, subtantif. Hormati dong, hanya karena mereka pemilih pemula lalu dikasihnya informasi-informasi yang tidak subtantif, yang penting kelihatan keren, asik. Ini kan mau memimpin Jakarta loh, bukan show, kalau pimpin show ya gayanya show. Kalau mau pimpin Jakarta ya gayanya kaya Jakarta," tutur Anies saat ditemui di kawasan Kebon Jeruk, Jakarta barat, Rabu (2/11).

Mantan rektor Universitas Paramadina itu mengaku remaja yang baru memiliki hak suara itu perlu diperlihatkan bahwa tentang cara membangun Jakarta melalui kreativitas. Jakarta sebagai tempat berekspresi seni dan budaya, bukannya dicitrakan mempesona tetapi tak terwujud di kemudian hari.

"Bukan dipesonakan dengan gaya-gaya artificial yang mungkin saja, mempesona di awal tapi ketika sudah memimpin tak ada, memimpin kan bukan mau show, kalau mau show ya jangan jadi pemimpin karena pemimpin harus ada gagasannya. Anda lihat baju saya, baju saya terlihat show enggak? Enggak, ini sederhana kalau show ya di film aja," jelas Anies.

Meski demikian, Anies mengaku memiliki cara yang berbeda untuk kampanye pada pemilih pemula. Semisal waktu kampanye, yang akan dilakukan pada hari libur sabtu-minggu. Sebab bila dilakukan hari biasa, para pemilih pemula yang kebanyakan pelajar atau mahasiswa ini harus sekolah.

"Kegiatannya kita akan menjelaskan apa yang menjadi gagasan kita. Ada (rencana) memang ke kampus, tapi belum sekarang. Masih ada jadwal yang lain. Kalau dari kita ke kampung-kampung dulu karena ini yang mobilitasnya paling rendah dan bisa dilakukan kapan saja," ungkap Anies.

"Kalau anak-anak muda kan enggak perlu kita yang datang. Cukup kita buat acara, undang mereka, nanti juga datang," pungkas Anies.

(mdk/tyo)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP