Putri bungsu Presiden keempat Abdurrahman Wahid atau yang akrab disapa Gus Dur, Inayah Wulandari Wahid berharap, Pemilu 2019 tidak lagi memainkan isu agama. Dia menilai, tidak seharusnya agama disangkutpautkan dengan politik.
"Yang pertama saya mau bilang kita ini mau pemilu milih presiden, pilih wakil rakyat pilih DPD. Bukan lagi milih nabi, bukan lagi milih imam, bukan lagi milih Tuhan," kata Inayah di Discovery Hotel, Ancol, Jakarta Utara, Sabtu (29/12).
"Jadi enggak usah 'baper' bawa agama dalam politik. Jadi politik, politik saja. Kita ngomongin negara kok," sambungnya.
Menurut Inayah, para peserta pemilu khususnya capres-cawapres bisa lebih fokus pada paparan visi dan misi. Serta condong pada pembuktian bahwa caleg atau capres-cawapres itu lebih pantas untuk dipilih masyarakat.
"Jadi kita ini lagi milih perangkat negara, jadi enggak usah bawa-bawa agama. Karena enggak ada hubungannya," ungkapnya.
Tambahnya, jika terus dibiarkan mencampurkan antar politik dan agama juga akan berbahaya bagi masyarakat. Sebab, masyarakat akan menjadi tercerai-berai.
"Karena dampaknya bisa buruk, masyarakat bisa kepisah-pisah, bisa terkotak-kotakan, enggak pantes banget kita menghadapi efek kayak begitu, hanya untuk pertarungan lima tahun sekali," ucapnya.