Inayah Wahid: Kita Mau Milih Presiden, Bukan Pilih Nabi, Jangan Bawa Agama

Sabtu, 29 Desember 2018 18:25 Reporter : Sania Mashabi
Inayah Wahid: Kita Mau Milih Presiden, Bukan Pilih Nabi, Jangan Bawa Agama Inayah Wahid. ©2014 Merdeka.com

Merdeka.com - Putri bungsu Presiden keempat Abdurrahman Wahid atau yang akrab disapa Gus Dur, Inayah Wulandari Wahid berharap, Pemilu 2019 tidak lagi memainkan isu agama. Dia menilai, tidak seharusnya agama disangkutpautkan dengan politik.

"Yang pertama saya mau bilang kita ini mau pemilu milih presiden, pilih wakil rakyat pilih DPD. Bukan lagi milih nabi, bukan lagi milih imam, bukan lagi milih Tuhan," kata Inayah di Discovery Hotel, Ancol, Jakarta Utara, Sabtu (29/12).

"Jadi enggak usah 'baper' bawa agama dalam politik. Jadi politik, politik saja. Kita ngomongin negara kok," sambungnya.

Menurut Inayah, para peserta pemilu khususnya capres-cawapres bisa lebih fokus pada paparan visi dan misi. Serta condong pada pembuktian bahwa caleg atau capres-cawapres itu lebih pantas untuk dipilih masyarakat.

"Jadi kita ini lagi milih perangkat negara, jadi enggak usah bawa-bawa agama. Karena enggak ada hubungannya," ungkapnya.

Tambahnya, jika terus dibiarkan mencampurkan antar politik dan agama juga akan berbahaya bagi masyarakat. Sebab, masyarakat akan menjadi tercerai-berai.

"Karena dampaknya bisa buruk, masyarakat bisa kepisah-pisah, bisa terkotak-kotakan, enggak pantes banget kita menghadapi efek kayak begitu, hanya untuk pertarungan lima tahun sekali," ucapnya. [rnd]

Baca juga:
Prabowo
Jokowi Silaturahmi ke Ponpes Babussalam di Langkat
Sandiaga Hadiri Haul Habib Ali bin Muhammad Al Habsyi di Solo
Saling Klaim Kubu Jokowi dan Prabowo Didukung Aksa Mahmud
Bertolak ke Medan, Jokowi Bakal Kunjungi Ponpes Tuan Guru Basilam
Prabowo
Jelang Debat Perdana, Ini Permintaan Ma'ruf Amin Pada Ira Koesno dan Imam Priyono

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Opini