Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Idrus Marham: Yang membuat isu Munaslub bukan dari Golkar

Idrus Marham: Yang membuat isu Munaslub bukan dari Golkar Idrus Marham di DPP Golkar. ©2016 Merdeka.com

Merdeka.com - Sejumlah nama kader, termasuk Ketua Umum Partai Golkar Setya Novanto disebut-sebut terlibat dalam kasus korupsi mega proyek e-KTP yang kini tengah diusut KPK. Sekjen Partai Golkar Idrus Marham menyatakan kader partai tetap solid menghadapi badai isu korupsi e-KTP.

"Semua solid. Enggak ada masalah, enggak ada (masalah) di Golkar," kata Idrus di Kantor DPP Partai Golkar, Slipi, Jakarta, Jumat (17/3).

Idrus membantah kabar adanya munaslub untuk mengganti Setnov karena disebut terlibat mega korupsi e-KTP sebesar Rp 2,3 triliun. Pihak yang menyebar isu munaslub, kata dia, bukan dari internal Partai Golkar.

"Enggak ada, enggak ada. Semua solid. Rapat kemarin juga semua solid dan juga DPD-DPD 1 solid. Yang membuat isu itu bukan Golkar," tegasnya.

Sementara, Ketua Dewan Pakar Partai Golkar Agung Laksono meminta kader Partai Golkar agar tetap tenang dan menjalankan kerja partai seperti biasa.

"Adanya kasus e-KTP dengan berbasis solidaritas kita minta kepada seluruh jajaran agar menjaga ketenangan partai dan masing-masing bekerja seperti biasa," kata Agung Laksono di lokasi yang sama.

Agung mengatakan posisinya sebagai Dewan Pakar hanya memberikan masukan kepada DPP Partai Golkar agar semakin kaya solusi. Dia juga meminta agar kader partai tidak melakukan tindakan yang membuat kegaduhan partai.

Agung yakin jika di kepemimpinan Setya Novanto, Partai Golkar mampu diatur. "Untuk jangan melakukan langkah-langkah yang dapat menimbulkan kegaduhan di partai. Di bawah Setya Novanto saya yakin mampu memanage partai" jelas Agung.

(mdk/dan)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP