Hanya ada Ade Komarudin, paripurna kelanjutan revisi UU KPK ditunda

Kamis, 18 Februari 2016 11:16 Reporter : Marselinus Gual
Hanya ada Ade Komarudin, paripurna kelanjutan revisi UU KPK ditunda ade komarudin dilantik jadi ketua dpr. ©2016 merdeka.com/arie basuki

Merdeka.com - Rapat paripurna DPR untuk membahas kelanjutan revisi UU No. 30 tahun 2002 tentang Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang sedianya digelar hari ini, Kamis (18/2), diputuskan ditunda. Ketidakhadiran beberapa pimpinan DPR menjadi alasan kenapa paripurna ditunda.

Keputusan penundaan rapat paripurna ditetapkan semalam. "Informasi yang kami terima, paripurna ditunda sampai tanggal 23 Februari. Dari pertemuan rapat badan musyawarah (Bamus) semalam, karena pimpinan DPR yang seharusnya dua memimpin rapat, di Jakarta cuma ada satu," kata anggota Bamus DPR, Hendrawan Supratikno di Kompleks DPR, Senayan, Jakarta.

Hendrawan menepis spekulasi yang menyebutkan bahwa penundaan paripurna sebagai langkah politik untuk menambah waktu melakukan lobi-lobi.

"Siapapun yang mengulur pasti capek sendiri. Menurut saya tidak. Tapi pertimbangannya memang banyak sekali tugas kedewanan di luar kota," jelas dia.

Di sisi lain, Hendrawan mengaku tidak mengetahui adanya kesengajaan dari pimpinan DPR ditundanya rapat paripurna ini.

"Bukan kapasitas saya untuk menjawab. Tapi dalam rapat Bamus semalam, enam fraksi hadir dan pimpinan hanya Ade Komarudin," ucapnya. [noe]

Baca juga:
Nasib RUU KPK diputuskan besok, 4 pimpinan DPR tak ada di Jakarta
DPR wacanakan untuk tempatkan BNP2TKI di bawah Kemenakertrans
Harga minyak anjlok, DPR minta revisi APBN 2016 di bulan Juli
Komisi VIII DPR: LGBT meresahkan, bertentangan dengan Pancasila
Tunggu sikap tegas pemerintah, DPR siap bikin UU LGBT

Topik berita Terkait:
  1. tag
  2. Revisi UU KPK
  3. DPR
  4. Jakarta
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Opini