Hanura Jabar bantah gabung PDIP dan Golkar di Koalisi Pancasila

Senin, 16 Oktober 2017 23:38 Reporter : Andrian Salam Wiyono
Hanura Jabar bantah gabung PDIP dan Golkar di Koalisi Pancasila PDIP Golkar dan Hanura bentuk koalisi pancasila. ©2017 Merdeka.com/bram salam

Merdeka.com - DPD Partai Hanura Jabar membantah bergabung dengan Koalisi Pancasila yang digagas PDIP dan Golkar. Hanura masih menunggu titah sang Ketua Umum Oesman Sapta Odang.

‎"Persoalan koalisi ini ranahnya DPP. Kita belum ada koalisi apapun. Ketua DPD Hanura Jabar sudah tegaskan menyerahkan sepenuhnya soal Pilgub Jabar ke DPP. Jadi kami tegaskan tidak ada koalisi apapun yang diikuti Hanura," kata Sekretaris Umum DPD Partai Hanura Jabar Dian Rahadian, di Bandung, Minggu (16/10).

Dia menegaskan, isu Hanura bergabung dengan koalisi Pancasila tidak benar. Manuver politik yang dilakukan selama ini baru sebatas komunikasi dan membangun kesepahaman.

"Itu hal biasa. Persoalan koalisi, seluruh DPD menyerahkan ke DPP masing-masing. Saat kita bertemu dengan PDIP atau Golkar kemarin, tidak dibahas apapun. PDIP pun berbicara begitu," imbuhnya.

‎"Jadi pertimbangannya apa ya sampai ada klaim begitu? Kita mempertanyakan. Sampai sekarang Hanura tidak bersikap apapun. Masih menunggu DPP," ucapnya menambahkan.

‎Dia mengaku realistis dengan kepemilikan kursi di DPRD yang hanya tiga. Namun Hanura masih memiliki semangat untuk mengusung kader terbaiknya di Pilgub Jabar, yakni Ketua DPD Partai Hanura Jabar Aceng Fikri.

"Kita pun mencoba realistis. Masih berproses, ada mekanisme. Ujung-ujungnya ada di ketua umum. Menurut ketua umum, calon di Jabar bagus-bagus dan pintar-pintar. Kita jalankan mekanisme. Kita ada lembaga survei yang ditunjuk DPP. Jadi kemarin hanya silaturahmi, memberi masukan, realisasi koalisi tidak lah. Kita tertib menunggu arahan pusat," ucapnya. [noe]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini