Hadiri Syukuran Kemenangan, Amien Rais Tegaskan Presiden Terpilih Adalah Prabowo

Rabu, 24 April 2019 17:46 Reporter : Muhammad Genantan Saputra
Hadiri Syukuran Kemenangan, Amien Rais Tegaskan Presiden Terpilih Adalah Prabowo Amien Rais. ©2019 Merdeka.com/Purnomo Edi

Merdeka.com - Dewan Pembina Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Amien Rais mengklaim Prabowo sudah menjadi pemenang di Pilpres 2019. Amien menyampaikan itu lewat syukuran kemenangan Prabowo-Sandi bersama relawan di Padepokan Pencak Silat TMII, Jakarta Timur, Rabu (24/4).

"Saudara sekalian dalam khazanah politik itu kalau Pilpres sudah selesai yang menang sebelum dilantik dinamakan presiden elect, presiden sudah dipilih yaitu Pak Prabowo," kata Amien.

Politikus senior Partai Amanat Nasional (PAN) tersebut mencap pemimpin saat ini sebagai bebek lumpuh. Menurutnya, presiden sekarang sudah tak boleh mengambil kebijakan baru di negara.

"Presiden bebek lumpuh, dia tidak boleh lagi menambah utang baru, tidak boleh lagi ambil kebijakan fundamental. Karena itu sebagai presiden bebek lumpuh tenang-tenang saja, nanti akan ada pergantian yang sejuk, yang konstitusional, demokratis," tuturnya.

Dalam kesempatan itu, Amien juga menyinggung soal people power. Menurutnya, kekuatan rakyat tergabung dalam semua agama untuk melawan kezaliman.

"People power itu adalah yang Islam, yang Kristen, yang Katolik, yang Hindu, yang Budha, yang Konghucu bersama sama untuk meruntuhkan kebatilan dan kezaliman yang sudah kelewatan ini," pungkas Amien Rais.

Beberapa hari sebelumnya, capres Prabowo Subianto sempat melakukan klaim kemenangan di kediaman Kertanegara pasca pencoblosan. Prabowo sempat sujud syukur dengan kemenangan sepihaknya. Esok harinya, Prabowo di didampingi Sandiaga Uno kembali melakukan klaim kemenangan sebesar 62 persen.

Namun, berdasarkan hasil real count Komisi Pemilihan Umum sementara, pasangan nomor urut 01 Jokowi-Ma'ruf masih unggul dari pasangan nomor urut 02 Prabowo-Sandiaga. Keunggulan Jokowi-Ma'ruf juga senada dari hasil Quick Count lembaga survei.

Indo Baro Meter

Jokowi-Ma'ruf: 54,32 persen
Prabowo-Sandi: 45,68 persen
Surat suara masuk: 99,67 persen

Litbang Kompas

Jokowi-Ma'ruf: 54,52 persen
Prabowo-Sandi: 45,48 persen
Surat suara masuk: 97,00 persen

Poltracking Institute

Jokowi-Ma'ruf: 55,21 persen
Prabowo-Sandi: 44,79 persen
Surat suara masuk: 97,30 persen

Hitungan di KPU Masih Berlangsung

Saat ini proses penghitungan resmi masih dilakukan oleh KPU. Rekapitulasi dilakukan secara berjenjang, mulai dari tingkat kecamatan ke kabupaten, provinsi, hingga ke nasional.

Tahapan penghitungan dan rekapitulasi suara tertuang dalam PKPU Nomor 7 Tahun 2019 tentang Perubahan Ketiga atas Peraturan KPU Nomor 7 Tahun 2017 tentang Tahapan, Program, dan Jadwal Penyelenggaraan Pemilihan Umum Tahun 2019. Proses ini dimulai dari tingkat TPS.

17 April-18 April 2019

Setelah tempat pemungutan suara (TPS) ditutup, penghitungan dimulai. Di sini masing-masing saksi dari dua calon atau partai akan ikut menyaksikan proses penghitungan.

Setelah itu dibuat berita acara, hasil penghitungan dan alat kelengkapan TPS diserahkan ke Panitia Pemungutan Kecamatan (PPK). Di seluruh Indonesia, terdapat total 809.563 TPS.

18 April sampai 5 Mei 2019

Setelah selesai di tingkat kecamatan akan diserahkan ke KPU kabupaten/kota.

20 April-8 Mei 2019

Selesai di tingkat KPU kabupaten/kota, hasil rekapitulasi diserahkan ke KPU provinsi.

22 April hingga 12 Mei

Proses penghitungan suara dilakukan di tingkat provinsi sebelum diserahkan ke KPU Pusat.

25 April-22 Mei 2019

Setelah menerima rekapitulasi dari provinsi, KPU pusat akan mempublikasikan suara sah secara nasional.

[ray]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini