Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Golkar minta pernyataan Ical soal #2019GantiPresiden tak dilihat politis

Golkar minta pernyataan Ical soal #2019GantiPresiden tak dilihat politis Petinggi Golkar konpers kasus Setnov. ©2017 merdeka.com/dwi narwoko

Merdeka.com - Ketua Dewan Pembina Golkar Aburizal Bakrie (Ical) menolak tindakan represif terhadap Gerakan #2019GantiPresiden. Walaupun saat ini partai yang dipimpin Airlangga Hartarto telah mendukung pasangan Joko Widodo-Ma'ruf Amin di Pilpres 2019.

Menanggapi hal ini, Sekretaris Jenderal Partai Golkar Lodewijk Freidrich Paulus menuturkan, pernyataan Ical jangan dilihat secara politis. Menurutnya, politisi senior Golkar itu memiliki cara pandang yang berbeda melihat suatu fenomena.

"Kita lihat pak Aburizal Bakrie lihat dari isu mana, jangan semua dibawa ke politik begitu," ujarnya di Posko Cemara, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (28/8).

Dia membantah, pernyataan Aburizal merupakan bukti bahwa terjadi friksi di internal Golkar. Seperti isu yang digaungkan oleh Fadel Muhammad.

Menurut Lodewijk, sah-sah saja seorang tokoh Golkar menyikapi suatu masalah dengan pandangan berbeda. Sebab, di internal partai tak mengatur individu satu persatu untuk menyamakan sikap. Tetapi, Lodewijk menegaskan pernyataan Aburizal tidak menggambarkan sikap partai.

"Artinya kalau beliau bicara itu tidak merepresentasikan itu suara Golkar," ucapnya.

Lodewijk kembali menegaskan bahwa isu perpecahan tidak benar lantaran Fadel Muhammad bukan lagi kader Golkar karena mencalonkan sebagai bakal caleg DPD RI. Dia juga menyebutkan bahwa friksi itu tidak terlihat sama sekali dalam rapat pleno yang baru saja digelar Senin (27/8) kemarin.

"Kalau dia mau bicara itu ya silakan itu ke dia, tapi kemarin kita rapat pleno tidak ada indikasi kita pecah, enggak ada," pungkasnya.

Sebelumnya, Ical mengkritik keras sikap represif aparat melarang deklarasi gerakan #2019GantiPresiden di Riau dan Surabaya. Ical menilai, sikap tersebut sama saja menusuk Jokowi dari belakang.

Akibatnya, Neno Warisman dan Ahmad Dhani batal deklarasi #2019GantiPresiden karena diminta pulang paksa oleh aparat.

(mdk/rnd)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP