Giliran Tutut Soeharto Minta Kader Partai Berkarya Tak Mencela Bung Karno Sekeluarga

Sabtu, 12 Januari 2019 15:05 Reporter : Merdeka
Giliran Tutut Soeharto Minta Kader Partai Berkarya Tak Mencela Bung Karno Sekeluarga Tutut Soeharto. ©REUTERS

Merdeka.com - Sekjen Partai Berkarya Priyo Budi Santoso sumringah mendengar pidato Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri yang meminta kader partai berlambang banteng moncong putih untuk tidak menghujat Presiden kedua RI Soeharto.

Tak hanya Priyo, anak sulung Soeharto yakni Siti Hardijanti Rukmana atau akrab disapa Mbak Tutut juga tersanjung atas pidato itu. Tutut pun sempat menitipkan pesan untuk kader Partai Berkarya.

"Dia (Tutut) mengatakan, Pak Sekjen pesan saya, kalau masih boleh beritahu seluruh teman-teman Partai Berkarya untuk jangan sedikitpun mencela Bung Karno dan keluarga," kata Priyo di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (12/1).

Menurut Priyo, pidato Megawati sangatlah menyejukkan. Mantan politisi Golkar ini tak segan memberikan penghormatan kepada Megawati sebagai salah satu negarawan. Apalagi, Soekarno merupakan bapak bangsa.

"Selama ini kami tidak pernah juga (mencela), kalau tentang Bung Karno kami puji. Saya selalu mengatakan kita beruntung mempunyai dua putra terbaik, Bung Karno dan Pak Harto," ucapnya.

Sebelumnya, Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri meminta kadernya untuk tidak menghujat Presiden kedua RI Soeharto.

"Waktu ayah saya (Sukarno) dijatuhkan dengan cara yang menurut saya tidak beretika, saya bilang, jangan hujat Pak Harto," ujar Megawati dalam acara 'Bu Mega Bercerita' di kantor DPP PDIP, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (7/1).

Megawati meminta, fenomena politik menjatuhkan presiden yang kalah dan puja yang menang untuk ditinggal. Tradisi demikian tidak baik untuk dilanjutkan.

"Ketika suda nggak senang, jatuhkan, tapi kalau tidak, pasti habis. Itu bangsa Indonesia? Bangsa yang luhur? Katanya bangsa yang beradab?" katanya.

Megawati mengatakan, anak muda tidak perlu terjebak dalam fenomena politik demikian. Dengan tidak ikut-ikutan menebar hoaks menebar kebencian.

Reporter: Ika Defianti [noe]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini