Gejolak Internal PAN dan Menunggu Restu Amien Rais

Kamis, 4 Juli 2019 06:36 Reporter : Desi Aditia Ningrum
Gejolak Internal PAN dan Menunggu Restu Amien Rais Amien Rais Bersaksi di Sidang Ratna Sarumpaet. ©2019 Liputan6.com/Faizal Fanani

Merdeka.com - Partai Amanat Nasional (PAN) berencana menggelar Rapat Kerja Nasional (Rakernas) pada akhir Juli atau awal Agustus. Setelah Rakernas selesai, PAN akan menentukan arah dukungan politik. Apakah akan bergabung ke Jokowi atau menjadi partai oposisi.

Saat ini sikap sejumlah kader terbelah. Ada yang ingin ke pemerintah, ada pula bersikap seperti Ketua Dewan Kehormatan PAN Amien Rais yaitu mengambil sikap sebagai oposisi. Lalu ke manakah dukungan PAN, berikut ulasannya?

1 dari 4 halaman

PAN Daerah Ingin Gabung Ke Jokowi

Mayoritas pengurus Partai Amanat Nasional (PAN) di daerah sangat sepakat bila PAN merapat dengan Jokowi-Ma’ruf Amin. Hal ini diketahui setelah ketua umum PAN Zulkifli Hasan dua kali bertemu dengan para pengurus wilayah.

Dari hasil pertemuan tersebut ada beberapa hal yang ditekankan di antaranya akan memperbaiki internal dan keinginan untuk bergabung dengan pemerintah.

"Lebih baik bersama-sama dengan pemerintah membangun bangsa dan negara," kata Wakil Ketua Umum PAN Viva Yoga Mauladi.

2 dari 4 halaman

Ada yang Ingin Jadi Oposisi

Ketua DPP PAN Saleh Partaonan Daulay menyebut aspirasi kader dan simpatisan partai menginginkan tetap sebagai oposisi. Hal itu menanggapi posisi partai setelah Pemilu 2019 selesai.

"Hampir seluruh jaringan Partai Amanat Nasional dan juga simpatisannya seluruh Indonesia menginginkan kita konsisten untuk melakukan oposisi konstruktif," ujarnya di Gedung DPR, Senayan, Jakarta Pusat, Senin (24/6).

Hal itu karena DPP PAN belum menyampaikan posisi politik kepada semua kader dan simpatisan. Menurut Saleh ada perubahan posisi politik terbaru. "Kan ada posisi politik terbaru yang sebenarnya yang mungkin kawan-kawan DPW dan DPD Indonesia belum tahu posisi terbaru kekinian," kata Saleh.

3 dari 4 halaman

Menunggu Restu Amien Rais

Pengaruh politisi senior Amien Rais di PAN masih sangat kuat. Keinginan sebagian internal PAN untuk merapat ke pemerintah mesti didiskusikan dulu dengan Amien Rais. Sebab saat ini Amien menjabat sebagai Ketua Dewan Kehormatan PAN.

Dengan begitu arahan dan saran Amien masih didengarkan para kadernya. "Kita juga akan mendengar arahan beliau (Amien Rais) seperti apa. Teman-teman daerah juga berhak menyampaikan pandangan mereka terhadap Pak Amien. Nggak apa-apa. Pak Amien kan suka mendengar juga, Pak Amien sangat demokratis. Baru setelah itu kita sama-sama mengkaji yang terbaik untuk PAN," kata Wakil Sekretaris Jenderal PAN Saleh Daulay.

4 dari 4 halaman

Sikap Amien Rais

Menguatnya isu akan bergabungnya PAN dalam koalisi Jokowi pernah ditanggapi Ketua Dewan Kehormatan PAN Amien Rais. Selama ini Amien dikenal paling vokal mengkritik kepemimpinan Presiden Jokowi. Bahkan Amien juga dikenal sebagai salah satu tokoh penting dalam barisan koalisi Prabowo-Sandi.

Amien menegaskan, PAN tidak akan bergabung dalam pemerintahan Jokowi. "Saya jamin sama sekali enggak ada. Tidak mungkin," ujar Amien Rais. [has]

Baca juga:
PAN DIY Marah Ada Pengurus DPP Bernafsu Ingin Partai Gabung Jokowi
Sandiaga Diyakini Akan Kembali Bergabung dengan Partai Gerindra
Sandiaga Rehat Sejenak dari Panggung Politik
Baru PKS yang Mantap Jadi Oposisi di Koalisi Prabowo-Sandi
PAN: Jika Sandi Bersedia Jadi Kader, Kita Sambut Dengan Karpet Biru

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini