Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Food Estate Dianggap Gagal, TKN Prabowo-Gibran Pamer Progres Pembangunan di Gunung Mas Kalimantan

Komandan Bravo Tim Kampanye Nasional (TKN) Bravo Prabowo-Gibran, Budisatrio Djiwandono membantah jika proyek lumbung pangan nasional (food estate) gagal panen. Menurut Budi, lahan food estate di Gunung Mas, Kalimantan Tengah bakal panen sekitar 8 hektar jagung dan 5 hektar singkong.


"Kondisi terakhir yang menunjukkan bahwa progres lumbung pangan yang ada di Kalimantan khususnya di Gunung Mas ini berjala per hari ini sudah tertanam dan sudah akan panen sekitar 8 hektar jagung dan juga 5 hektar singkong," kata Budisatrio di Media Center TKN, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin (22/1).

Budisatrio sekaligus menepis narasi lahan food estate ditanami jagung untuk menutupi kegagalan panen singkong. Menurutnya, proses penanaman ini membutuhkan evaluasi sesuai karakter tanah.


"Memang rencananya proses ini memang memakan waktu karena memang perlu juga dievaluasi tanah geologis yang ada di gunung Mas tersebut di mana setelah evaluasi beberapa waktu baru ditemukan formal-formal yang tepat untuk mewujudkan tanaman-tanaman yang cocok untuk ditanam," tutur Budisatrio.

Food Estate Dianggap Gagal, TKN Prabowo-Gibran Pamer Progres Pembangunan di Gunung Mas Kalimantan

Pimpinan Komisi IV DPR ini menyebut, perlu cara khusus untuk menanam di lahan Gunung Mas tersebut.

Klaim Segera Panen

Budisatrio meyakini produktivitas panen jagung dan singkong akan semakin besar.

"Hari ini sudah ada 5 hektar singkong dan 8 hektar jagung di mana perkiraan produktivitas lahannya atau hasilnya adalah singkong kira-kira 20 ton per hektar ini cukup besar cukup baik dan jagung sekitar 6 ton per hektar untuk tipe keringnya dengan asumsi 15 persen kadar air yang tercantum," pungkasnya.

Budisatrio juga menepis bila lahan food estate di Gunung Mas, Kalimantan Tengah merusak lingkungan. Dia menjelaskan lahan itu merupakan bekas area hutan produksi.

"Tuduhan bahwa lahan di Gunung Mas ini merusak lingkungan, ini saya katakan tidak benar karena berdasarkan kondisi yang real dan ini sudah kita evaluasi lahan yang ada di gunung Mas ini adalah lahan eks areal hutan produksi," kata Budisatrio.

Budi menerangkan, bekas area hutan produksi yang dibangun proyek food estate bukan lahan produktif. Sebab, sebelum dibangun proyek lumbung pangan tempat itu merupakan lahan kering yang banyak semak belukar.

"Komposisi mayoritasnya adalah lahan kering, semak belukar, dan pohon-pohon bervegetasi kecil dengan diameter di bawah 50 sentimeter," ucap Budisatrio.

Keponakan Prabowo Subianto ini melanjutkan, proyek food estate di lahan tersebut juga telah mengantongi izin dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) sekitar 6 ribu hektare. Area yang mengelilingi adalah kawasan hutan produksi ada beberapa HTI atau hutan tanaman industri maupun juga perkebunan sawit.

"Bahwa izin dari KLHK ini saya terangkan adalah kawasan hutan ketahanan pangan KHKP itu secara administrasi pemberian izin KHKP udah melalui proses pemberian evaluasi izin yang melingkupi aspek lingkungan hidup juga dokumennya DPLH," tutup Budisatrio.

Sebelumnya, Calon wakil presiden (cawapres) nomor urut 3 Mahfud MD mengatakan program Food Estate yang dicanangkan oleh pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah gagal. Bahkan food estate juga merusak lingkungan.


Hal ini disampaikan Mahfud dalam debat keempat Pilpres 2024 bertema 'Pembangunan Berkelanjutan dan Lingkungan Hidup, Sumber Daya Alam dan Energi, Pangan, Agraria, Masyarakat Adat, dan Desa' di JCC Senayan, Jakarta, Minggu (21/1).

"Tetapi saya tidak melihat pemerintah melakukan langkah-langkah untuk menjaga kelestarian lingkungan. Maka kami punya program petani, di laut jaya, nelayan sejahtera. jangan seperti food estate yang gagal dan merusak lingkungan, yang bener aja, rugi dong kita," kata Mahfud.

Food Estate Dianggap Gagal, TKN Prabowo-Gibran Pamer Progres Pembangunan di Gunung Mas Kalimantan

Sementara itu, Calon Wakil Presiden (Cawapres) nomor urut 1, Muhaimin Iskandar atau Cak Imin menyatakan, pemerintah telah gagal menghentikan kerusakan hutan dan food estate.

"Sampai hari ini saya setuju dengan Pak Mahfud tidak ada keseriusan dan kesungguhan untuk itu. Bahkan mau menyediakan pangan nasional saja kenapa tidak melibatkan petani, malah juga melakukan penggundulan hutan dan gagal lagi," kata Cak Imin.

"Karena apa, karena tidak melibatkan masyarakat adat setempat juga tidak melibatkan para petani, bahkan merusak keanekaragaman hayati kita," imbuh dia menegaskan.

Food Estate Dianggap Gagal, TKN Prabowo-Gibran Pamer Progres Pembangunan di Gunung Mas Kalimantan

Menurut Cak Imin, yang menjadi alat ukur dalam mengurangi deforestasi itu adalah melakukan penghijauan atau reforestasi.

Menurut dia, terkait dengan penghentian kerusakan hutan dan food estate ini adalah menyoal keberpihakan. Keberpihakan kepada pembangunan yang berbasis keberlanjutan.


"Kita tidak akan main-main dengan soal ini. Ini soal nasib generasi, prinsipnya satu keadilan. Keadilan ekologi harus satu jangan pernah membiarkan keadilan ekologi ini tidak terjadi laksanakan dengan baik," kata Cak Imin.

Penjelasan Timses Prabowo-Gibran soal Tudingan Mahfud Food Estate Gagal dan Rusak Lingkungan
Penjelasan Timses Prabowo-Gibran soal Tudingan Mahfud Food Estate Gagal dan Rusak Lingkungan

Budi menerangkan, bekas area hutan produksi yang dibangun proyek food estate bukan lahan produktif.

Baca Selengkapnya
Pemerintah Ditagih Jelaskan Program Food Estate secara Transparan
Pemerintah Ditagih Jelaskan Program Food Estate secara Transparan

Perbincangan publik terkait food estate di tahun politik semakin memanas.

Baca Selengkapnya
Mahfud MD Sebut Food Estate Proyek Gagal, Mentan Amran Pamer Panen Jagung di Gunung Mas
Mahfud MD Sebut Food Estate Proyek Gagal, Mentan Amran Pamer Panen Jagung di Gunung Mas

Saat ini, pemerintah Jokowi tengah mengembangkan proyek food estate di berbagai wilayah Indonesia.

Baca Selengkapnya
Kamu sudah membaca beberapa halaman,Berikut rekomendasi
video untuk kamu.
SWIPE UP
Untuk melanjutkan membaca.
Dekan Pertanian Unbraw Berikan Tanggapan Seputar Kesalahpahaman Terkait Kebijakan Food Estate
Dekan Pertanian Unbraw Berikan Tanggapan Seputar Kesalahpahaman Terkait Kebijakan Food Estate

Dekan Universitas Brawijaya beberkan sederet kesalahpahaman terkait food estate.

Baca Selengkapnya
Mengenal Food Estate, Program Kebanggaan Jokowi yang Dicap Gagal oleh Mahfud MD - Cak Imin
Mengenal Food Estate, Program Kebanggaan Jokowi yang Dicap Gagal oleh Mahfud MD - Cak Imin

Program food estate dianggap gagal oleh cawapres Mahfud MD dan Cak Imin.

Baca Selengkapnya
Anies Sindir Food Estate di Kalimantan: Cuma Tanam Singkong, Gagal Pula
Anies Sindir Food Estate di Kalimantan: Cuma Tanam Singkong, Gagal Pula

Food Estate digarap oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Kementerian Pertanian hingga Kementerian Pertahanan (Kemhan).

Baca Selengkapnya
Walhi Nilai Food Estate Rusak Lingkungan
Walhi Nilai Food Estate Rusak Lingkungan

Ia menjelaskan, isu kepemilikan lahan oleh salah satu paslon bukan baru-baru ini disampaikan.

Baca Selengkapnya
Rusak Lingkungan dan Abaikan Petani, Program Food Estate Bakal Disetop Cak Imin
Rusak Lingkungan dan Abaikan Petani, Program Food Estate Bakal Disetop Cak Imin

Rusak Lingkungan dan Abaikan Petani, Program Food Estate Bakal Disetop Cak Imin

Baca Selengkapnya
Soal Food Estate, Cak Imin Singgung Hanif Dhakiri Jadi Menteri
Soal Food Estate, Cak Imin Singgung Hanif Dhakiri Jadi Menteri

Cak Imin mengaku sudah menyampaikan hal itu saat bertemu Prabowo di Kantor DPP PKB.

Baca Selengkapnya