Empat Alasan Bamsoet Mundur dari Pencalonan Ketum Golkar

Selasa, 3 Desember 2019 16:39 Reporter : Anisyah Al Faqir
Empat Alasan Bamsoet Mundur dari Pencalonan Ketum Golkar Bambang Soesatyo dan Airlangga Hartarto. ©2019 Merdeka.com/Anisyah Al Faqir

Merdeka.com - Bambang Soesatyo (Bamsoet) memutuskan untuk batal bertarung memperebutkan kursi ketua umum Golkar di Munas. Bamsoet ingin menjaga soliditas Golkar.

Bamsoet menjelaskan, setelah mengamati perkembangan Munas Golkar yang semakin panas. Kedua situasi nasional yang memerlukan situasi politik yang kondusif dan menjaga harapan mempertahankan pertumbuhan ekonomi atas ancaman ekonomi global.

"Kemudian berikutnya adalah nasihat pandangan dan pendapat para senior khususnya wujud dan ketua dewan pembina Aburizal Bakrie menasihati agar setelah melakukan koordinasi dan mendengar masukan dari para dewan pakar," kata Bamsoet di Kantor Kemenko Kemaritiman, Jakarta, Selasa (3/12).

1 dari 1 halaman

Semangat rekonsiliasi

Keempat, lanjut Bamsoet, semangat rekonsiliasi yang telah disepakati bersama dengan kedua tim ke depannya tidak ada lagi kubu-kubuan, yang ada hanya pro Golkar dan Indonesia maju.

"Maka dengan semangat rekonsiliasi yang telah kita sepakati bersama maka demi menjaga soliditas dan menjaga keutuhan Partai Golkar maka saya pada sore hari ini menyatakan tidak meneruskan pencalonan saya sebagai kandidat Ketua umum Partai Golkar.

Bamsoet berharap, soliditas dan kekompakan Partai Golkar dalam menjaga situasi internal yang harus terus-menerus terjaga dengan baik menghadapi berbagai tantangan baik ekonomi maupun politik yang terpenting adalah kemenangan Pemilu 2024.

"Saya harapkan kepada para pendukung saya untuk kembali merajut soliditas," tutup Bamsoet. [rnd]

Baca juga:
Mayoritas Pengurus DPD Dukung Airlangga, Munas Diharapkan Selesai dengan Mufakat
Bambang Soesatyo Mundur dari Pencalonan Kursi Ketum Golkar
Golkar Harus Jadi Partai Modern yang Mampu Akomodir Generasi Muda
Jubir: Munas Golkar Momen Konsolidasi Gagasan Bahas Isu Strategis Bangsa
Airlangga Bisa Jadi Jembatan dengan Kekuatan di Luar Golkar
Loyalis Minta Lawan Airlangga Tak Sebar 'Narasi Horor' Terhadap Golkar

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini