Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Elektabilitas 'Hasanah' di Pilgub Jabar sulit naik meski Iriawan jadi Pj Gubernur

Elektabilitas 'Hasanah' di Pilgub Jabar sulit naik meski Iriawan jadi Pj Gubernur Pengumuman pasangan cagub dari PDIP. ©2018 Merdeka.com/Arie Basuki

Merdeka.com - Direktur Eksekutif Indo Barometer M Qodari menilai keberadaan Sestama Lemhanas Komjen Mochamad Iriawan sebagai Penjabat Gubernur tidak begitu berpengaruh terhadap elektabilitas pasangan Calon Gubernur-Wakil Gubernur Jawa Barat. Sebab, sebelumnya, penunjukan Iriawan sebagai Pj dituding untuk mengamankan suara dari pasangan TB Hasanuddin dan Anton Charliyan.

"Sebetulnya kalau dikaitkan dengan elektabilitas menurut saya agak sulit, katakan lah sekarang ini Iriawan sering dikaitkan dengan pasangan Hasanah, itu kan posisinya dibawah," kata Qodari di Hotel Harris, Mall FX Sudirman, Jakarta Selatan, Rabu (20/6).

Qodari menjelaskan, cukup sulit menaikkan elektabilitas pasangan calon dalam waktu singkat, sekitar satu minggu dari tahap pencoblosan.

Contohnya saja, pasangan Sudrajat-Ahmad Syaikhu (Asyik) yang sudah dibantu untuk membawa embel-embel Ketua Umumnya, Prabowo Subianto dalam berkampanye, tetapi elektabilitasnya masih rendah.

"Dalam waktu sekitar satu pekan saya kira agak sulit itu untuk seorang Plt Gubernur katakan lah M Iriawan bisa meningkatkan pasangan Hasanah," ujarnya.

Diketahui, Pasangan TB Hasanuddin dan Anton di dukung oleh PDIP. Anton diketahui berasal dari instasi Kepolisian.

Kepala Divisi Advokasi dan Bantuan Hukum Partai Demokrat Ferdinand Hutahaean menyayangkan pelantikan Sestama Lemhanas Komjen Mochamad Iriawan sebagai Penjabat Gubernur Jawa Barat. Sebab, dia khawatir penyelenggaraan Pilkada di Jawa Barat akan tidak netral.

"Jadi kami menyayangkan karena karena kita khawatir pilkada di Jabar ini menjadi tidak netral karena disana ada orang Polri yang maju sebagai Cawagub berpasangan dengan TB Hasanuddin dari PDIP," kata Ferdinand saat dihubungi, Senin (18/6).

"Dugaan-dugaan kecurigaan itu semakin kuat, karena TB Hasanuddin ini kan dari partai penguasa jadi kita sangat menyayangkan itu," lanjutnya.

(mdk/noe)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP