Dua WNA di Kota Batu Masuk DPT Pemilu 2019

Rabu, 6 Maret 2019 15:21 Reporter : Darmadi Sasongko
Dua WNA di Kota Batu Masuk DPT Pemilu 2019 Warga binaan LP Cipinang rekam e-KTP. ©2019 Merdeka.com/Imam Buhori

Merdeka.com - Dua Warga Negara Asing (WNA) masuk dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT) Kota Batu, Jawa Timur. Dua nama tersebut masuk di Daerah Pemilihan (Dapil) Bumiaji yakni di DPT Kecamatan Bumiaji dan Kecamatan Batu.

"Jumlah yang memiliki e-KTP sebanyak 84, 4 orang meninggal dunia dan dua masuk DPT," kata Abdur Rochman, Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Batu, Rabu (6/3).

Status dua orang tersebut sebagai WNA tidak mungkin memiliki hak pilih, sehingga Bawaslu meminta Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Batu untuk menandai.

"Bawaslu merekomendasi kepada KPU untuk menandai yang bersangkutan untuk tidak diperbolehkan memiliki hak pilih," katanya.

Dua pria WNA masing-masing berinisial FT dan PAV masuk DPT Kota Batu. FT berkewarganegaraan Italia mengantongi e-KTP Desa Bulukerto, Kecamatan Bumiaji, sementara PAV memiliki e-KTP Desa Ngaglik, Kecamatan Batu.

Berdasarkan hasil pengecekan di website KPU, FT masuk Kelurahan Bulukerto TPS 019 dan PAV masuk TPS 015 Kelurahan Ngaglik.

Diketahui, sebanyak 103 dari 1.680 WNA yang punya e-KTP tercatat masuk dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT) Pemilu 2019.

Hal ini diungkapkan oleh Dirjen Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kementerian Dalam Negeri Zudan Arif Fakhrulloh.

"Kami sudah serahkan data-data itu ke KPU dan Bawaslu. Iya, diserahkan 103 data," kata Zudan saat dihubungi, Senin (4/3).

Menurut Zudan, data tersebut diperoleh dari pengecekan tim teknis Dukcapil. Berdasarkan hasil analisis, ditemukan bahwa 103 nama dan Nomor Induk Kependudukan (NIK) e-KTP WNA masuk dalam DPT. [rnd]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini