Digoda Jokowi Sebagai Capres 2024, Sandiaga Uno Nilai Masih Terlalu Dini

Minggu, 26 Januari 2020 15:33 Reporter : Ahda Bayhaqi
Digoda Jokowi Sebagai Capres 2024, Sandiaga Uno Nilai Masih Terlalu Dini Jokowi dan Sandiaga Uno hadiri pelantikan pengurus HIPMI. ©2020 Liputa6.com/Angga Yuniar

Merdeka.com - Wakil Ketua Dewan Pembina Gerindra Sandiaga Uno digoda sebagai sosok calon presiden potensial di 2024. Sandiaga digoda saat Presiden Joko Widodo membuka pelantikan pengurus Hipmi beberapa waktu lalu.

Sandiaga menanggapi biasa kode yang dilontarkan Presiden Jokowi. Dia enggan buru-buru bicara kontestasi Pilpres 2024.

"Masih terlalu awal," kata Sandiaga di Hotel Grand Sahid, Jakarta, Minggu (26/1).

Sandiaga enggan buru-buru membahas Pilpres 2024 karena kontestasi Pemilu 2019 belum lama berakhir. Menurutnya, yang terpenting sekarang adalah kembali bersatu setelah memanasnya suhu politik saat Pemilu 2019. Dalam pandangannya, pernyataan Presiden Jokowi sebetulnya untuk merangkul semua pihak.

"Apa yang disampaikan pak presiden itu merangkul ya, merangkul seluruh elemen bangsa untuk bersatu padu," kata dia.

Sandiaga meminta agar tidak melulu terjebak dengan narasi politik pilpres 2024. Sebab, menurutnya ada potensi keterbelahan.

"Ini tugas kita empat tahun ke depan, Jangan terjebak lagi bicara politik 2024, terlalu dini, dan akhirnya ada potensi memecah belah kita," ujarnya.

"Kita fokus saja pada bekerja nyata, di manapun kita berada baik saya di luar sekarang, maupun siapapun yang di dalam Pemerintah ini diberikan kesempatan untuk bekerja nyata berkontribusi pada bangsa," tegasnya.

Baca Selanjutnya: Pesan Jokowi...

Halaman

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini