Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

'Dicerai' paksa PKS, Syaikhu agendakan ngopi bareng Deddy Mizwar

'Dicerai' paksa PKS, Syaikhu agendakan ngopi bareng Deddy Mizwar dedi mizwar-ahmad syaikhu. ©2017 Merdeka.com

Merdeka.com - Bakal calon wakil Gubernur Jawa Barat dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Ahmad Syaikhu dipaksa 'bercerai' dengan Deddy Mizwar oleh partainya. Awalnya Syaikhu sudah dipasangkan dengan pria yang akrab disapa Demiz. Sayang, tetiba, DPP PKS memutuskan mengalihkan dukungan kepada Sudrajat bersama Gerindra dan PAN.

Namun Syaikhu memastikan, hubungannya dengan Demiz baik-baik saja. Demiz disebut memahami betul keputusan PKS yang akhirnya mengalihkan dukungan kepada Sudrajat.

"Beliau (Demiz) sudah paham betul situasinya sehingga komunikasi pun tetap terjalin baik. Dalam waktu dekat kita juga sudah mengagendakan 'ngopi' bareng di awal 2018 ini," kata Syaikhu di Bekasi, Selasa (2/1) dikutip dari Antara.

Menurut dia, 'perpisahan' keduanya pada akhir Desember 2017 dipicu oleh keputusan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PKS yang menyatakan, dirinya harus berpasangan dengan bakal calon gubernur Jabar dari Partai Gerindra Mayjen Purnawirawan Sudrajat.

"Sebetulnya bukan mendzalimi dan lainnya, kita ingin membuat perhitungan, ada jenjang pengambilan keputusan saat di DPW PKS Jabar untuk kita buat rekomendasi ke DPP, hasilnya membicarakan koalisi dengan Demokrat, PAN serta PKS," katanya.

Menurut dia, kesepakatan partai koalisi itu untuk memperkuat keputusan di tingkat pusat masing-masing parpol atas pasangan Demiz-Syaikhu. Namun dalam perjalanannya, kata Syaikhu, terdapat agenda kajian musyawarah di tingkat pengurus pusat atas keputusan kader di daerah.

"Apa yang dilakukan dalam perjanjian kesepakatan Demiz-Syaikhu, baru dalam tataran daerah. Awalnya kita sepakat, tapi keputusan tetap ada di pusat," katanya.

Dikatakan Syaikhu, keputusan DPP itu justru tidak sesuai dengan keinginan kader di daerah sehingga kader harus mengacu pada putusan akhir di tingkat pusat.

Syaikhu menambahkan, Demiz yang juga aktor Bang Jek dalam sinetron 'Para Pencari Tuhan' itu awalnya sempat menyayangkan perpisahannya dengan Syaikhu.

"Respons Demiz memang menyayangkan (perpisahan) termasuk istri beliau yang semula sudah membangun kebersamaan yang intensif. Tapi mau bagaimana lagi, beliau memahami ini bukan keputusan saya, ini keputusan partai yang punya kewenangan lebih besar," katanya.

(mdk/rnd)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP