Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Demokrat nilai cuma partai pengusung capres dan kepala daerah yang dapat untung

Demokrat nilai cuma partai pengusung capres dan kepala daerah yang dapat untung Didi Irawadi Syamsudin. merdeka.com/Arie Basuki

Merdeka.com - Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) Partai Demokrat Didi Irawadi Syamsudin mengatakan deretan partai yang tidak mengusung sendiri calon presiden atau wakil presiden di Pilpres 2019 tidak mendapatkan dampak elektoral yang signifikan. Kesimpulan itu didapat setelah melihat hasil penghitungan beberapa lembaga survei.

"Tidak punya calon sendiri seperti PDIP, Prabowo dengan Gerindra partai yang ada di sana mengekor toh dampak elektabilitasnya tidak terlihat," kata Didi di Kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (5/5).

"Empat partai akan hilang itu kan warning," ucapnya.

Menurutnya dalam berkoalisi harus saling menguntungkan dan memiliki manfaat satu sama lain. Didi pun berharap para partai tidak hanya fokus dan berbondong-bondong mendukung poros Presiden Joko Widodo (Jokowi) atau poros Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto.

"Partai itu harus mendapat manfaat jangan terpaku partai dukung poros ini, ini makin banyak pilihan makin bagus," ujarnya.

Partai-partai juga harus berpikir bahwa Pilkada atau Pilpres bukan sekadar persoalan dukung atau usung mengusung. Jika terus memiliki elektabilitas rendah maka mungkin saja partai itu akan kehilangan banyak suara dan terdepak dari parlemen.

"Tidak adil jika partai besar yang dapat elektoral. Bukan saya mendorong mereka untuk keluar. Tapi survei menujukan yang dapat dampak untuk Pilkada ke depan adalah partai yang punya calon apa akan siap hanya mengikuti ke depan," ungkapnya.

(mdk/noe)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP