Cerita Ruhut gunduli kepala sampai tiga kali karena sedih
Merdeka.com - Politikus Partai Demokrat Ruhut Sitompul rupanya tak senang dengan kepala botak. Dia punya alasan sendiri sampai-sampai harus tiga kali menggunduli kepalanya.
Ruhut mengatakan, seumur hidupnya ia hanya tiga kali memotong rambutnya sampai plontos. Yang pertama, kata dia, saat kecil rambutnya botak karena dipotong oleh ibundanya kala itu.
Untuk yang kedua, lanjut dia, saat ini terjadi insiden penyiraman air kepada Ketua DPR, Marzuki Alie dalam rapat paripurna kenaikan BBM pada Tahun 2010. Saat itu, jalannya sidang paripurna memang berlangsung panas, sehingga para anggota yang duduk di ruang paripurna maju ke depan menghadap Marzuki selaku pimpinan sidang.
Selanjutnya, Ruhut harus lagi-lagi memotong rambutnya hingga hampir gundul. Kali ini, alasannya karena kecewa atas kasus yang terjadi di Mahkamah Konstitusi (MK). Di mana Ketua MK, Akil Mochtar tertangkap tangan karena diduga menerima suap terkait sengketa Pilkada yang sedang ditangani oleh MK.
"Pak Marzuki disiram air, saya sedih setelah itu kaitan MK (Akil Mochtar ditangkap KPK), karena saya bermitra dengan MK," jelas Ruhut di Gedung DPR, Jakarta, Senin (7/10).
Tidak hanya itu, Ruhut pun tampak sedih ketika dirinya harus gagal mengemban tugas sebagai Ketua Komisi III DPR menggantikan Gede Pasek Suardika. Ruhut memutuskan untuk mundur sebagai ketua karena penolakan yang dilakukan oleh sejumlah anggota komisi Hukum dan HAM.
Dengan mata yang berkaca-kaca dan sempat pula meneteskan air mata. Ruhut akhirnya memutuskan mundur dari pencalonannya itu.
"Tegas saya katakan izinkan saya mengundurkan diri sebagai ketua, terima kasih dan saya tetap menjadi anggota komisi III," pungkasnya. (mdk/has)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya