Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Cerita Prabowo Punya Krim Khusus untuk Tangkis Cakaran Emak-Emak

Cerita Prabowo Punya Krim Khusus untuk Tangkis Cakaran Emak-Emak Prabowo di Acara Silaturahmi Komunitas Kesehatan. ©2019 Liputan6.com/Faizal Fanani

Merdeka.com - Calon Presiden Prabowo Subianto mengapresiasi dukungan dari pendukungnya terutama para emak-emak yang sangat militan. Prabowo pun bercerita bahwa dirinya punya krim khusus untuk memoles tubuhnya dari kuku emak-emak yang kerap berebut salaman kepadanya.

Hal tersebut disampaikan Prabowo saat melakukan pidato kebangsaan bertema 'Renaisans Indonesia' di Universitas Kebangsaan Republik Indonesia (UKRI) Bandung, Jawa Barat, Jumat (8/3).

"Kalian dikasih duit enggak ke sini kalian? Ini emak-emak semangatnya luar biasa ini, kalau pegang tangan saya enggak dilepas-lepas, apalagi tau enggak emak-emak kuku kalian itu panjang-panjang, tapi saya tidak kalah akal, saya ternyata dikasih krim khusus, krimnya sangat licin," ungkap Prabowo.

Mantan Danjen Kopassus itu mengungkapkan, krim tersebut berasal dari Eropa dan diberikan oleh seseorang. Krim itu juga kerap digunakan saat blusukan menemui warga.

"Yang ngasih saya, dia bilang pak ini bisa bertahan, ini krim khusus dari Eropa, ini krim seolah-olah untuk tokoh-tokoh untuk politisi, karena mereka harus kasih tangan, ini tahan 12 jam," ucap Prabowo.

Namun ternyata, kata Prabowo, di Indonesia krim tersebut hanya bertahan setengah jam karena tangan para ibu-ibu yang militan saat berebut salaman. Prabowo juga kerap membawa barang tersebut saat berkunjung ke daerah untuk menyapa warga.

"Sepuluh menit pertama saya gagah, kalau udah setengah jam aduh gawat ini, makanya emak-emak minta maaf kalau sekarang, emak-emak (nyodorin tangan) begini saya begini (melambaikan tangan, enggak salaman). Kenceng-kenceng, megangnya, kenceng-kenceng, heran saya ini," seloroh Prabowo yang disambut tawa para hadirin.

Dalam kesempatan itu, Prabowo juga bercerita para emak-emak juga gemas ingin mencubit pipinya. Dirinya pun bercanda, bahwa sekarang sudah cair lantaran sudah pensiun dari militer.

"Ada apa pipi saya di pegang pegangi, gini-gini mantan Panglima (Kostrad) lho, dulu kalian lihat saya takut pasti, sekarang di (ingin) pegang-pegang gini (pegang pipi)," tandas Prabowo Subianto.

Indeks Demokrasi Indonesia Turun

Sebelum bercerita soal krim khusus itu, Prabowo memaparkan bahwa indeks demokrasi Indonesia mengalami penurunan. Berdasarkan data yang ia kutip, indeks tersebut turun dari angka 78 menjadi 70. Menurutnya, hal itu disebabkan ada keberpihakan politik pada pihak tertentu.

"Indeks demokrasi Indonesia turun dari 78 ke 70 oleh freedom house kita dianggap memang kita merasakan sekarang, kalau kita mau sewa gedung dipersulit, kalau pihak lain boleh," ujarnya.

Dia juga melihat pendukungnya diadang jika ingin mengadakan acara. "Emak-emak mau datang ke kota-kota bikin acara pidato dibully, diancam-ancam oleh preman, premannya padahal kita tahu dari mana," ucapnya.

Di sisi lain, Mantan Danjen Kopassus itu menyindir soal sikap media yang dilihatnya sudah lumayan demokratis. Menurutnya, hal itu disebabkan karena arus dukungan kepada paslon nomor urut 02 semakin meningkat.

"TV ya sekarang agak lumayan lah, tadinya enggak pernah saya ditayangkan tuh, sekarang mungkin mereka pikir waduh gawat ini, mereka kan wartawan punya jaringan, ini kok arus (dukungan) kuat ke kita (Prabowo-Sandi) nih," ucap Prabowo.

"Survei survei yang bayaran bisa gagal semua itu, sama dengan di (hasil Pilgub) DKI, benar enggak? kalau kita enggak bayar, duitnya ya pas pasan," tandasnya.

(mdk/bal)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP