Cak Imin Targetkan PKB Raih 100 Kursi di DPR pada Pemilu 2024

Jumat, 23 Juli 2021 21:41 Reporter : Raynaldo Ghiffari Lubabah
Cak Imin Targetkan PKB Raih 100 Kursi di DPR pada Pemilu 2024 Cak Imin. ©2021 Merdeka.com

Merdeka.com - Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar atau akrab disapa Cak Imin telah memasang target di Pemilu 2024. Dia meminta seluruh kader PKB bekerjakeras meraih minimal 100 kursi di DPR. Kemudian, PKB masuk tiga besar partai pemenang Pemilu.

"PKB Menang Indonesia Maju, PKB Menang Indonesia sejahtera," kata Cak Imin saat Peringatan Harlah PKB ke-23, Jumat (23/7).

Untuk mencapai target itu, Cak Imin mendorong kader PKB untuk mengubah etos kerja dan mental agar siap menghadapi segala tantangan dan perubahan zaman.

PKB, kata Cak Imin, bakal terus perkuat dan memperbanyak kader-kader PKB militan dan tangguh yang siap untuk isi jabatan publik.

Selama 23 tahun, PKB telah mewarnai sistem demokrasi Indonesia. Partainya juga akan turut melakukan evaluasi sistem demokrasi untuk memperbaiki dan menyempurnakan sistem yang sudah keropos.

"Kita tambal yang keropos. Kita ubah menjadi perbaikan dan penyempurnaan sistem demokrasi kita," kata mantan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi ini.

Wakil Ketua DPR ini menuturkan, 23 Tahun PKB berdiri, partai telah tumbuh dan kuat secara natural dalam denyut perjuangan ke-Islam-an, Kebangsaan dan Keindonesiaan. Komitmen ini, kata Cak Imin, akan membuat PKB kokoh dan tidak goyah oleh keadaan apapun.

"PKB akan hadir menjadi solusi, PKB akan jadi kekuatan terakhir untuk jadi solusi," kata Wakil Ketua DPR RI ini.

Dia juga mengingatkan kader agar ikut menyukseskan penanganan Pandemi Covid-19. Meski secara politik belum signifikan, Cak Imin menyebut PKB harus jadi penyeimbang dan solusi.

Oleh sebab itu, penting untuk mendorong partisipasi masyarakat untuk mengambil peran saat Pemerintah kesulitan dalam menyelesaikan pandemi.

"Contohnya, vaksinasi ini. Keterlibatan masyarakat sangat dibutuhkan. Kebijakan Pemerintah harus libatkan seluruh arah," katanya.

Sebagai informasi, 23 tahun lalu, PKB dideklarasikan oleh Para Ulama dan Kyai, terutama Pengurus Besar Nadhlatul Ulama (NU) seperti KH Ilyas Ruhiat, KH Abdurrahman Wahid, KH Mustofa Bisri, KH Munasir Ali, KH Muchit Muzadi, termasuk yang ikut membantu di antaranya KH Dimyati Rois, KH Said Aqil Siradj. [ray]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini