BPN Ajak Masyarakat Awasi Kampanye Terbuka, TKN Tegaskan Patuhi Aturan

Sabtu, 23 Maret 2019 13:26 Reporter : Yunita Amalia
BPN Ajak Masyarakat Awasi Kampanye Terbuka, TKN Tegaskan Patuhi Aturan Bawaslu gelar deklarasi komitmen jelang kampanye terbuka. ©2019 Merdeka.com/Imam Buhori

Merdeka.com - Peserta pemilihan umum, TNI, Polri dan ASN kompak berkomitmen jaga stabilitas demokrasi jelang kampanye terbuka jelang pada 24 Maret. Perwakilan tim sukses dua pasang calon Presiden-Wakil Presiden sepakat menaati aturan selama masa kampanye terbuka.

Mardani Ali Sera sebagai perwakilan Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi meminta masyarakat turut andil mengawasi jalannya kampanye terbuka hingga 13 April.

Politisi Partai Keadilan Sejahtera ( PKS) itu mengatakan, pihaknya secara terbuka menerima kritik ataupun masukan jika dalam proses kampanye mereka melanggar komitmen.

"Jadi kalau dari BPN bagaimanapun dinamika pasti ada dan karena itu kami mengharapkan teman-teman media, KPU, Bawaslu dan masyarakat untuk memberi masukan apapun. BPN dan penyelenggara Pemilu semua sepakat ini kesempatan terbesar kita, demokrasi kita karena itu kalau ada pelanggaran dari kami BPN atau TKN segera kabari kami KPU, Bawaslu karena yang paling mampu mengawasi adalah masyarakat dan media," kata Mardani usai menandatangani komitmen jelang kampanye terbuka dalam rapat umum di halaman Bawaslu, Jakarta Pusat, Sabtu (23/3).

Ia meyakini usai penandatanganan dan pembacaan komitmen, seluruh TNI, Polri dan ASN tetap menjaga netralitas mereka dalam Pemilu. Kendati beberapa waktu tersebar video sikap politik polisi terhadap satu pasangan calon, Mardani menilai hal itu tidak menjadi fokus utama.

Ia menganalogikan proses Pemilu sebagai tangki air yang dibawa truk besar. Jika tangki bocor dan mengurangi muatan satu ember, fokus masyarakat tetap pada tangki.

"Kita lagi berjalan membawa bangsa ini seperti membawa satu tangki air ada satu ember yang keluar ya fokusnya di suatu tangki yang seember ini proses saja melalui peraturan yang berlaku. Secara umum ASN TNI-Polri dengan seperti kami juga peserta pemilu dan penyelenggara pemilu ingin Indonesia maju," tukasnya.

Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf, Erick Thohir mengamini seluruh pihak wajib menjaga situasi politik agar senantiasa aman.

Erick menuturkan adanya penandatanganan komitmen merupakan upaya baik yang dilakukan penyelenggara Pemilu. Atas dasar itu, dia berharap seluruh masyarakat mendapat suguhan adu gagasan dari para calon pemimpin lima tahun ke depan.

"Ya alhamdulillah saya rasa bagus hari ini dimana kita bersepakat untuk lebih menjual visi dan misi dan program kerja karena saya rasa itu yang terbaik pada rakyat semua. Saya yang mewakili TKN dan saya juga meyakini BPN juga sama pada saat ini Insya Allah," kata Erick.

Ia menegaskan pihaknya akan terus menjaga proses kampanye terbuka nanti agar tidak melanggar komitmen dalam berkampanye, dan menyerahkan sepenuhnya kepada Bawaslu atas proses kampanye yang akan dijalani selama 20 hari terhitung mulai 24 Maret hingga 13 April.

"Sesuai kesepakatan hari ini tentu kita jaga insya Allah kita jaga. Kan ada pengawasnya, Bawaslu," ujar mantan Bos Inter Milan itu. [gil]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini