Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Berkunjung ke Ponpes Krapyak, Ma'ruf Amin diminta tak tinggalkan keulamaannya

Berkunjung ke Ponpes Krapyak, Ma'ruf Amin diminta tak tinggalkan keulamaannya Maruf Amin kunjungi Pondok Pesantren Krapyak. ©Liputan6.com/Putu Merta Surya Putra

Merdeka.com - Cawapres nomor urut 01, KH Ma'ruf Amin mengunjungi pondok pesantren (ponpes) Krapyak, Sewon, Kabupaten Bantul, Minggu (14/10). Dalam kunjungannya, Ma'ruf sempat bertemu dengan beberapa pengasuh di dua ponpes yaitu Ali Maksum dan Al Munawwir.

Salah seorang pengasuh ponpes Al Munawwir, Nyai Ida Zainal Abidin yang melakukan pembicaraan tertutup dengan Ma'ruf mengatakan, ada beberapa pesan khusus yang diberikan untuk cawapres Jokowi tersebut. Pesan itu salah satunya agar Ma'ruf tak meninggalkan keulamaannya.

"Apapun jabatannya, (Ma'ruf Amin) jangan bergeser keulamaannya. Pernyataannya (ulama) selalu berdasarkan ilmu kitab, sebagaimana kanjeng nabi, di dalam kitab bagaimana yang dibahas kiprahnya," ujar Ida usai bertemu Ma'ruf Amin, Minggu, (14/10).

Selain bersilaturahmi, Ma'ruf juga meminta doa kepada restu dari para pengasuh ponpes Krapyak. Doa restu tersebut berkaitan dengan Ma'ruf Amin yang maju mendampingi Jokowi di Pilpres 2019.

"Mudah-mudahan beliau sehat, sehingga bisa menjalankan tugasnya kalau terpilih sebagai wapres. Tadi minta doa bisa terpilih sebagai wapres. Akan kembali ke sini mengenang persahabatan dan silaturahmi," urai Ida.

Sementara itu Ma'ruf Amin menerangkan jika kedatangannya di Ponpes Krapyak disambut dengan baik oleh pengasuh pesantren dan para santri. Bahkan, para pengasuh pesantren sempat memberikan doa kepada Ma'ruf.

"Jadi saya ketemu dengan teman pengasuh dan pondok pesantren. Mereka menyambut saya dengan gembira, mendoakan dan mendukung saya. Saya kira itu tujuan silaturahmi saya di Ponpes Krapyak," tutup Ma'ruf.

(mdk/did)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP